Terbit: 5 April 2021 | Diperbarui: 6 April 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Susu untuk diabetes memberikan banyak manfaat, tetapi harus pintar memilih jenis susu yang tepat agar tidak memicu lonjakan gula darah yang menyebabkan masalah kesehatan. Ketahui beberapa jenis susu yang tepat untuk diabetes.

6 Jenis Susu untuk Diabetes dan Cara Memilihnya

Susu untuk Diabetes

Susu adalah minuman bergizi dengan kandungan protein dan vitamin, serta sebagai sumber kalsium penting yang bisa membantu menjaga tulang dan gigi tetap kuat. Meski begitu, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua jenis susu bermanfaat bagi penderita diabetes. Ini karena susu tertentu mengandung karbohidrat, lemak jenuh, dan gula yang dapat memengaruhi gula darah.

Orang dewasa dan remaja yang mengonsumsi terlalu banyak lemak mungkin dapat mengalami kenaikan berat badan dan terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol, yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Diabetes juga dapat meningkatkan risiko terkena kardiovaskular. 

Hal tersebut harus menjadi perhatian dan mempertimbangkan alternatif susu yang aman bagi penderita diabetes. Misalnya susu rendah gula atau rendah lemak.

Cara Memilih Susu untuk Diabetes

Meskipun memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, tetapi tidak semua jenis susu baik bagi penderita diabetes. Untuk itu, ada beberapa pilihan susu bergizi yang rendah karbohidrat dan memiliki rasa yang sangat enak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Berikut ini beberapa pilihan susu yang baik untuk penderita diabetes:

1. Susu Rendah Gula

Minum susu dengan kandungan gula yang tinggi secara terus menerus dapat memperparah kondisi pengidap diabetes, karena dapat meningkatkan kadar gula darah dan resistensi insulin —kondisi ketika sel-sel tubuh tidak bisa menggunakan gula darah dengan baik.

Kadar gula yang tinggi dalam susu juga dapat menyebabkan penumpukan lemak pada area perut.  Kondisi ini berisiko mengalami komplikasi diabetes dan gangguan kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, pilihlah susu yang rendah gula. Beberapa jenis susu yang mengandung sedikit gula, termasuk susu almond, susu unta, atau susu kedelai. 

2. Susu Rendah Lemak

Susu yang rendah lemak bisa berasal dari sapi yang makan rerumputan secara langsung di padang rumput. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, menunjukkan bahwa susu dari sapi yang makan dalam kawasan padang rumput lebih tinggi asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung daripada jenis susu lainnya. Susu ini memiliki 12 gram karbohidrat dan 8 gram protein per cangkirnya.

Susu kambing juga rendah lemak, yakni memiliki 11 gram karbohidrat dan 8 gram protein per cangkirnya. Selain itu, susu kambing kaya akan kalsium dan memiliki rasa yang enak.

Perlu Anda ketahui, minum susu dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans secara tidak langsung dapat meningkatkan kadar kolesterol dan resistensi insulin, akibatnya meningkatkan risiko diabetes.

3. Susu yang Mengandung Asam Lemak

Asam trans-palmitoleat terkait dengan resistensi insulin yang lebih rendah, tekanan darah yang lebih rendah, profil lipid yang lebih baik, dan menurunkan risiko diabetes tipe 2. Sementara asam linoleat terkonjugasi (asam lemak tak jenuh) dapat membantu mencegah obesitas, yang merupakan faktor risiko diabetes tipe 2.

Susu sapi organik adalah salah satu susu dengan kandungan asam lemak yang bagus, karena diberi pakan ternak atau rumput yang terbebas dari pupuk kimia dan pestisida. Susu diabetes ini juga terbebas dari hormon pertumbuhan dan antibiotik.

Baca Juga: Diabetes Melitus: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan, & Pencegahan

4. Susu Tinggi Protein

Kandungan protein dalam susu telah terbukti bisa membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh setelah makan. Itu artinya susu dengan kandungan protein yang tinggi bermanfaat bagi penderita diabetes. Ada beberapa jenis susu dengan kandungan protein yang tinggi berasal dari nabati, termasuk almond, kedelai, oat, quinoa, dan macadamia.

5. Susu Tinggi Kalsium, Vitamin D, dan Magnesium. 

Minum susu yang mengandung kalsium dan vitamin D, serta magnesium, bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2 melalui fungsinya dalam mengatur resistensi insulin, fungsi sel beta pankreas, dan peradangan. Penelitian pada hewan juga telah membuktikan bahwa kalsium juga dapat mengurangi penumpukan lemak, yang meningkatkan risiko obesitas dan lonjakan gula darah.

6. Susu Fermentasi

Ini adalah susu untuk penderita diabetes yang bagus. Bakteri probiotik yang terkandung dalam produk susu fermentasi seperti yogurt, telah terbukti meningkatkan profil lipid darah dan status antioksidan pada penderita diabetes tipe 2. Produk susu lainnya seperti keju, mengandung menaquinones (vitamin K2) yang telah bisa membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Baca Juga: 11 Kandungan Susu yang Penting untuk Diketahui

Susu dan Kadar Glukosa Darah

Setengah liter susu mengandung sekitar 13 gram karbohidrat. Sebagai perbandingan, setengah liter minuman bersoda mengandung sekitar 30 gram karbohidrat.

Jika meminum segelas susu, kemungkinan akan meningkatkan kadar glukosa darah sampai tingkat tertentu. Karena kandungan lemaknya, susu murni cenderung meningkatkan kadar glukosa darah sedikit lebih cepat daripada susu skim.

Jenis Susu Alternatif Lainnya

Meskipun susu bisa menjadi pilihan yang bagus bagi sebagian orang, termasuk susu untuk penderita diabetes. Namun, sebagian lainnya tidak dapat mencernanya atau memilih untuk tidak mengonsumsinya.

Ada banyak orang tidak dapat mentolerir susu karena tidak dapat mencerna laktosa, gula yang terdapat dalam susu dan produk susu. Orang dengan intoleransi laktosa sekitar 65% dalam populasi dunia.

Sedangkan yang lainnya memilih untuk tidak mengonsumsi susu atau produk olahan susu karena pantangan makanan dan masalah kesehatan. Oleh karenanya ada berbagai macam alternatif susu, termasuk:

  • Susu almond. Terbuat dari kacang almond, alternatif nabati ini lebih rendah kalori dan lemak daripada susu sapi.
  • Susu oat. Pengganti susu ini memiliki rasa yang sangat lembut dan lebih kental, yang menjadikannya sebagai tambahan yang bagus untuk kopi.
  • Susu kacang mete. Dengan sedikit rasa manis, jenis susu ini memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan kesehatan mata.
  • Susu kedelai. Jenis susu ini mengandung jumlah protein yang sama dengan susu sapi dan memiliki rasa yang ringan.
  • Susu beras. Ini bisa menjadi pilihan yang bagus untuk mereka yang sensitif atau alergi terhadap susu. Oleh karenanya, ini adalah yang paling tidak menyebabkan alergi.
  • Susu rami. Susu alternatif ini terbuat dari biji rami dan mengandung protein nabati berkualitas tinggi dalam jumlah yang cukup.

 

  1. Anonim. 2019. Milk and Diabetes. https://www.diabetes.co.uk/food/milk-and-diabetes.html (Diakses pada 5 April 2021)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Milk Products and Type 2 Diabetes. https://www.dairynutrition.ca/scientific-evidence/roles-on-certain-health-conditions/milk-products-and-type-2-diabetes (Diakses pada 5 April 2021)
  3. Danahy, Anne. 2019. The 7 Healthiest Milk Options. healthline.com/nutrition/healthiest-milk. (Diakses pada 5 April 2021)
  4. Butler, Natalie. 2019. What Are the Best Milk Options for People with Diabetes?. https://www.healthline.com/health/diabetes/best-milk-for-diabetics (Diakses pada 5 April 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi