Terbit: 11 September 2018 | Diperbarui: 4 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Susu dikenal luas sebagai makanan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Banyak sekali nutrisi di dalam susu yang bisa membantu tubuh tetap sehat dan bugar. Hanya saja, ada sebuah anggapan yang menyebutkan bahwa rajin minum susu bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Apakah anggapan ini benar adanya?

Susu Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi?

Tekanan darah tinggi ternyata terkait dengan minimnya kadar kalsium di dalam tubuh. Dengan mengonsumsi susu, maka kita pun akan mencukupi kebutuhan kalsium harian kita. Hanya saja, sebagian besar susu memiliki kandungan lemak tinggi yang tentu akan tidak baik bagi kondisi kesehatan pembuluh darah. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk memilih susu rendah lemak namun kaya akan kalsium.

Dengan mengonsumsi susu rendah lemak, maka kita bisa membuat jantung menjadi lebih sehat sekaligus membuat tekanan darah menjadi lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan kalsium dan vitamin D yang bisa menurunkan tekanan darah hingga 3-10 persen. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa rutin mengonsumsi susu rendah lemak mampu menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular hingga 15 persen.

Selain itu, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rajin minum air putih dan berolahraga dengan teratur demi menurunkan tekanan darah. Jika kita sampai kekurangan asupan air putih atau dehidrasi, hal ini akan mempengaruhi kondisi pembuluh darah yang tentu akan membuat kinerja jantung menjadi lebih keras dan akhirnya memperburuk tekanan darah.

Lantas, seberapa banyak susu rendah lemak yang bisa kita konsumsi setiap hari demi menurunkan tekanan darah? Pakar kesehatan menyebut 3 gelas sudah cukup untuk memberikan manfaat tersebut sekaligus menurunkan risiko masalah kesehatan tulang.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi