Susu Tanpa Lemak Bisa Memicu Diabetes?

doktersehat-diabetes-penyakit-berbahaya-bisul-hemofilia-A-tes-HbA1c

DokterSehat.Com – Susu termasuk dalam makanan sehat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Pemerintah bahkan telah berpuluh-puluh tahun lamanya menentukan susu sebagai salah satu asupan yang bisa menyempurnakan kelengkapan gizi sehari-hari.

Sayangnya, banyak dari susu yang diproduksi di masyarakat ternyata kaya akan kandungan gula dan lemak sehingga konsumsi yang berlebihan pun dikhawatirkan akan menyebabkan kegemukan.

Untuk menghindari hal ini, banyak orang pun kini beralih mengonsumsi susu tanpa lemak yang tentu terbebas dari kandungan lemak sehingga rasanya cenderung kurang manis. Sayangnya, meskipun bisa membuat kita terhindari dari masalah kegemukan, ada anggapan bahwa susu stanpa lemak ternyata bisa menyebabkan beberapa penyakit layaknya diabetes. Apakah hal ini benar adanya?

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Harvard dan Tufts menyebutkan jika ternyata mereka yang mengonsumsi susu non-fat atau susu tanpa lemak ini memiliki kecenderungan lebih besar terkena penyakit diabetes jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi susu biasa atau masih memiliki kandungan lemak.

Fakta ini didapatkan setelah mempelajari setidaknya 3.000 partisipan penelitian yang kesemuanya adalah orang dewasa dengan rentang usia 30 hingga 75 tahun yang sebelumnya tidak memiliki masalah diabetes.

Semua partisipan diminta untuk mengonsumsi susu selama 15 tahun. Setelah itu, ditemukan fakta bahwa mereka yang mengonsumsi susu murni yang masih kaya akan kandungan lemak justru 46 persen memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit diabetes jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi susu tanpa lemak.

Memang, para peneliti masih belum benar-benar menemukan fakta mengapa hal ini bisa terjadi. Namun, ada kemungkinan mereka yang mengonsumsi susu tanpa lemak yang tidak manis menjadi lebih merasa aman mengonsumsi makanan banyak gula di waktu lain membuat potensi terkena diabetes menjadi lebih tinggi.

Alih-alih menjadi perdebatan, pakar kesehatan justru menyebutkan agar masyarakat bisa dengan tenang mengonsumsi susu, apapun jenisnya, asalkan dengan takaran yang tidah berlebihan. Dengan mengonsumsi susu dengan takaran yang tepat, kita tentu akan mendapatkan faedahnya bagi kesehatan tubuh.