Terbit: 1 Juni 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Selain susu putih dan susu cokelat, kita juga mengenal susu rasa buah. Biasanya, susu-susu ini disukai oleh anak-anak dan dijadikan ‘senjata’ oleh orang tua agar anak-anaknya doyan minum susu. Hanya saja, sebenarnya susu rasa buah ini baik untuk kesehatan atau tidak, sih?

Susu Rasa Buah, Sehat Tidak?

Dampak mengonsumsi susu rasa buah

Pakar kesehatan menyebut susu rasa buah pada dasarnya adalah susu biasa. Kita bisa mendapatkan nutrisi yang sama sebagaimana jika kita minum susu putih atau susu cokelat. Hanya saja, di dalam susu rasa buah biasanya diberi tambahan perasa buah-buahan. Perasa ini disebut sebagai perisa buatan.

Secara umum, perisa ini sebenarnya mirip dengan gula tambahan. Masalahnya adalah konsumsi gula memang harus dibatasi karena jika sampai berlebihan, dikhawatirkan akan menyebabkan dampak kesehatan yang tidak baik.

Selain itu, susu rasa buah juga bisa membuat kita ketagihan karena rasanya yang enak. Jika kita terus mengonsumsinya dalam jumlah banyak, dikhawatirkan akan menyebabkan dampak seperti kenaikan berat badan atau risiko terkena diabetes.

Melihat fakta ini, tidak apa-apa jika mengonsumsi susu rasa buah sesekali. Hanya saja, pastikan untuk tidak mengonsumsinya dengan berlebihan demi mencegah kenaikan berat badan atau risiko kesehatan lainnya.

Tips aman mengonsumsi susu rasa buah

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sembarangan mengonsumsi susu rasa buah. Jika kita memang ingin meminumnya, pastikan untuk memperhatikan berbagai hal berikut ini.

  1. Cek kandungan gula di label kemasannya

Kebanyakan susu rasa buah adalah yang sudah dikemas dengan wadah tertentu. Susu rasa buah biasanya memiliki kandungan gula sederhana sehingga membuatnya memiliki rasa yang manis. Hanya saja, setiap merek susu rasa buah memiliki kadar gula yang berbeda-beda.

Pastikan untuk memilih susu dengan kandungan gula yang paling sedikit. Sebagai contoh, jika kita menemukan susu dengan kandungan gula kurang dari 15 gram, tentu sebaiknya kita pilih jika susu merek lainnya memiliki kandungan gula lebih dari 20 gram.

  1. Jangan berlebihan

Meski rasanya enak dan tinggi kandungan nutrisi menyehatkan, bukan berarti kita bisa sembarangan mengonsumsi susu dalam jumlah yang banyak atau terlalu sering. Bagi anak-anak misalnya, jika mereka mengonsumsi susu rasa buah hingga lebih dari dua gelas, dikhawatirkan akan membuat perut mudah kenyang dan akhirnya malas mengonsumsi makanan. Padahal, mereka membutuhkan makanan yang dilengkapi dengan lauk pauk demi memenuhi kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan tubuh.

  1. Diselingi dengan konsumsi susu tanpa rasa

Meskipun kita sangat menyukai susu rasa buah ini, ada baiknya kita menyelingi konsumsinya dengan susu tanpa rasa. Bahkan, jika perlu kita bisa mengonsumsi susu rendah gula yang tentu baik bagi kesehatan. Sebagai contoh, kita bisa menyiasati konsumsi susu dengan rasa buah ini sekali setelah beberapa kali mengonsumsi susu tanpa rasa.

Kita juga bisa mengonsumsi produk susu lain yang tak kalah sehat seperti yoghurt, smoothies, atau minuman probiotik. Minuman-minuman ini bisa diberi tambahan buah demi mendapatkan manfaat kesehatannya.

  1. Biasakan untuk mengonsumsi susu jenis lain tanpa tambahan rasa

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi susu jenis lain yang tidak diberi tambahan rasa. Sebagai contoh, kita bisa mulai mengonsumsi susu rendah gula atau susu skim yang baik bagi kesehatan. Kita juga bisa mengonsumsi susu tinggi kalsium yang tentu bisa mendukung kesehatan tulang dan gigi.

Melihat fakta ini, kita sebenarnya masih boleh mengonsumsi susu rasa buah, namun sebaiknya membatasi konsumsinya demi menjaga asupan gula agar tidak berlebihan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi