Susu Kemasan Bisa Sebabkan Diabetes?

Alternatif-konsumsi-susu-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Andrew Magill

DokterSehat.Com– Pada Agustus 2018 lalu, terdapat sebuah kabar yang viral di media sosial Facebook tentang seorang anak berusia 3 tahun yang menderita diabetes gara-gara sering mengonsumsi susu kemasan sejak kecil. Sang bocah bahkan harus rela mendapatkan suntikan insulin demi menjaga kondisi kesehatannya. Tatkala dibawa ke rumah sakit, kadar gula darah sang bocah disebut-sebut sudah mencapai 624 mg/dL, jauh lebih tinggi dari kadar gula darah normal orang dewasa yang hanya 70-200 mg/dL.

Kasus yang sama juga dialami oleh putri artis Tike Priatnakusumah yang pada 2017 lalu didiagnosis terkena diabetes di usia yang sangat muda, yakni 9 tahun. Penyebab dari datangnya penyakit ini adalah kebiasaan mengonsumsi minuman manis. Hanya saja, sebuah pertanyaan pun muncul, apakah memang susu kemasan memang bisa menyebabkan diabetes?

Dilansir dari iFood, sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Ludwig dari Harvard University menghasilkan fakta tentang kebiasan mengonsumsi susu kemasan yang manis ternyata memang bisa meningkatkan risiko terkena diabetes, obesitas, dan berbagai macam peradangan. Dalam penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul American Medical Association Pediatrics ini, Ludwig membandingkan kebiasaan mengonsumsi susu murni dengan susu kemasan.

Meskipun produk susu kemasan sudah dianggap aman untuk dikonsumsi, dalam realitanya kebanyakan orang tidak memperhatikan jumlah kalori dan gula yang tercantum dalam label komposisi susu kemasan tersebut. Alhasil, mereka bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan setiap hari. Padahal, mengonsumsi gula dengan berlebihan bisa memicu datangnya diabetes atau kenaikan berat badan dengan cepat.

Lantas, apakah hal ini berarti kita sebaiknya tidak mengonsumsi susu kemasan? Ludwig menyebutkan bahwa kita masih bisa mengonsumsinya. Hanya saja, ada baiknya kita tidak sembarangan dalam memilih susu. Sebagai contoh, sebaiknya kita memilih susu murni organik atau susu kemasan yang berlabel rendah lemak atau rendah gula.

Selain itu, pastikan untuk selalu mengecek label komposisi pada susu kemasan agar kita bisa mengonsumsinya dengan jumlah yang bijak sehingga tidak akan mengonsumsi gula dengan berlebihan. Saat minum susu, ada baiknya kita juga tidak menambahkan gula lagi pada susu tersebut demi mencegah diabetes.