Susu Kedelai Berbahaya Bagi Asam Urat?

manfaat-susu-untuk-rambut-doktersehat

DokterSehat.Com– Penderita asam urat memang tidak boleh mengonsumsi makanan dengan sembarangan. Hal ini disebabkan oleh beberapa jenis makanan yang tinggi kandungan purin sehingga bisa memperparah kondisi yang dideritanya. Jika biasanya makanan-makanan yang disebut sebagai pantangan asam urat adalah jeroan, makanan laut, hingga minuman beralkohol, ternyata susu kedelai yang sering dianggap sebagai minuman sehat juga sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit ini. Begini alasannya.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), susu yang kaya akan protein ini mencabut pernyataan yang menyebutkan bahwa susu kedelai bisa melindungi jantung. Menurut FDA, penelitian yang menghasilkan fakta bahwa protein di dalam susu kedelai bisa memberikan perlindungan bagi jantung tidak konsisten.

“Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penelitian yang dilakukan pada 1999 lalu belum memenuhi standar ketat FDA,” tulis pernyataan dari FDA dalam laman resminya yang dikeluarkan pada 1 Oktober 2018 lalu.

Sekitar 10 tahun yang lalu, FDA memang mulai mengevaluasi kembali hasil-hasil penelitian ilmiah yang menunjukkan manfaat protein kedelai, khususnya yang diolah dalam bentuk susu. Sebelumya, American Heart Association menyebut susu kedelai bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Penelitian lain justru menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, mengonsumsi susu kedelai bisa meningkatkan asam lambung dan kadar asam urat di dalam tubuh karena adanya kandungan purin di dalamnya.

Belakangan ini, produk yang berbasis protein dari kedelai semakin membanjiri pasarn karena dianggap sebagai bahan makanan dan minuman yang menyehatkan. Hanya saja, pakar kesehatan menyebutkan bahwa tidak semua orang ternyata membutuhkan kandungan yang ada di dalam produk kedelai. Mereka justru lebih menyarankan asupan pisang atau daging tanpa lemak yang diolah dengan cara yang sehat.

Pakar kesehatan juga menyarankan penderita asam urat untuk menghindari makanan dan minuman yang kaya akan purin seperti jeroan, makanan laut, makanan kalengan, daging-dagingan berlemak, kacang-kacangan khususnya kacang kedelai, beberapa jenis sayuran seperti bayam, kangkung, daun singkong, kembang kol, serta buah-buahan seperti durian, alpukat, dan nanas. Selain itu, mereka juga sebaiknya tidak mengonsumsi camilan seperti emping.