Terbit: 2 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Merawat bayi baru lahir membutuhkan stamani dan tenaga yang prima. Kondisi bayi baru lahir yang bangun setiap 3 hingga 4 jam kadang membuat ibu harus terjaga. Namun kadang ketika ada waktu untuk beristirahat, ibu justru sangat sulit memejamkan mata. Mengapa demikian?

Susah Tidur Setelah Melahirkan, Berbahayakah?

Normalkah ibu susah tidur setelah melahirkan?

Ibu kurang tidur setelah melahirkan adalah hal yang wajar, namun jika ibu susah tidur setelah melahirkan, hal ini dapat berkembang menjadi postnatal insomnia. Secara umum postnatal insomnia adalah kondisi dimana ibu menjadi susah tidur, meskipun si kecil suah tertidur lelap.

Kondisi susah tidur ini sebenarnya masih terbilang wajar, namun jika berlangsung sangat lama, maka ibu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau pakar kesehatan tidur.

Bahaya susah tidur setelah melahirkan

Susah tidur atau insomnia yang terlalu lama dapat menyebabkan ganguan kesehatan seperti peningkatan berat badan, dan meningkatnya risiko jantung dan diabetes.

Selain itu susah tidur juga berisiko untuk stres dan mengalami masalah psikologis lainnya. Susah tidur kadang membuat ibu menjadi uring-uringan sehingga dapat memicu depresi. Jika dibiarkan, hal ini dapat menurunkan produksi ASI. Untuk itu sebaiknya kondisi susah tidur ini jangan diremehkan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Mengatasi susah tidur setelah melahirkan

Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi susah tidur setelah melahirkan, di antaranya:

1. Mandi air hangat

Mandi air hangat dapat membuat ibu merasa lebih rileks dan lebih tenang. Saat mandi, beri pijatan lembut di sekitar leher dan pundak. Setelah mandi, gunakan pakaian tidur yang nyaman untuk membantu Anda lebih mudah rileks.

2. Pijat

Pijat dapat membantu tubuh Anda lebih rileks sehingga membantu tubuh mengeluarkan endorfin. Dengan demikian, kondisi fisik dan psikologis ibu menjadi lebih mudah tenang sehingga dapat tidur lebih nyaman.

3. Perbanyak air putih dan kurangi kafein

Selama mengalami insomnia, sebaiknya kurangi asupan kafein agar tidak membuat Anda terjaga di malam hari. Perbanyak air putih agar tubuh menjadi lebih segar dan lebih mudah tidur.

4. Kurangi penggunaan gawai sebelum tidur

Jika Anda memang berencana untuk beristirahat, maka sebaiknya kurangi pemakaian gawai dan benda-benda elektronik lainnya di kamar tidur Anda. Matikan ponsel, televisi, dan redupkan lampu untuk membantu Anda tidur lebih mudah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi