Terbit: 15 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Ereksi adalah hal penting dan sangat esensial di kalangan pria. Memiliki ereksi yang baik dan sempurna akan membuat pria memiliki kehidupan seks yang baik dan kemungkinan mendapatkan momongan akan tinggi. Sebaliknya kalau pria mengalami gangguan ereksi seperti tidak bisa mempertahankan kekerasannya, masalah seks akan muncul.

5 Kondisi yang Membuat Pria Susah Mempertahankan Ereksi

Mempertahankan ereksi adalah kemampuan yang dimiliki pria secara alami. Namun, pada kondisi tertentu pria jadi susah mempertahankannya dengan baik. Mungkin mereka bisa mendapatkan ereksi dengan cepat. Namun, kalau terjadi distraksi, penis akan kembali lemas.

Berikut beberapa kondisi yang membuat pria susah sekali mempertahankan ereksinya dengan sempurna.

  1. Kegelisahan atau ketakutan

Seks memang selalu identik dengan pria. Mereka pun sering antusias melakukan seks ketimbang wanita. Namun, tidak semua pria bisa melakukan seks dengan sempurna. Ada kalanya mereka merasa gelisah dan takut sehingga performa di atas ranjang khususnya yang berkaitan dengan ereksi jadi menurun.

Pria sering mengalami gelisah karena mereka tidak yakin dengan kemampuan seksualnya. Selain itu, berekspektasi terlalu tinggi seperti yang ada di video pornografi juga akan membuat pria jadi susah melakukan seks dengan sempurna.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Seks bisa berjalan lancar kalau pria tidak banyak memikirkan banyak hal. Kalau ada masalah terkait dengan kehidupan seks bisa segera berbicara dengan pasangan. Dengan begitu rasa gelisah akan perlahan reda.

  1. Stres berlebihan

Stres yang berlebihan karena banyak hal bisa membuat pria susah sekali mempertahankan ereksi. Mungkin mereka bisa mendapatkan ereksi dengan baik khususnya saat mulai terangsang. Namun, saat pikiran teralihkan ke masalah yang membebaninya, ereksi akan perlahan reda.

Kalau Anda tidak tahu apakah penurunan ereksi yang terjadi disebabkan oleh kondisi fisik atau psikis, rasakan saat bangun tidur. Kalau penis bisa mendapatkan ereksi sempurna dan lama setelah bangun tidur, artinya masalah psikis yang cukup berat sedang menyertai Anda.

  1. Rasa capai yang tidak kunjung reda

Seks juga dipengaruhi oleh mood atau perasaan hati. Kalau mood sedang tidak baik karena pria mengalami capai yang berlebihan, mereka akan mengalami masalah ereksi berkali-kali. Pria harus berusaha membuat penis menjadi ereksi kembali agar mereka bisa melakukan penetrasi dengan sempurna.

Cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan tidur atau istirahat dengan maksimal. Kalau pria bisa beristirahat dengan baik, mereka tidak akan mengalami gangguan dalam seks. Penis bisa mendapatkan ereksi dengan sempurna sehingga pria tidak akan letoi di ranjang.

  1. Terlalu banyak alkohol dan rokok

Kebiasaan buruk pria dalam hal rokok dan alkohol bisa menyebabkan mereka mengalami gangguan ereksi. Gangguan ini membuat pria jadi tidak bisa mendapatkan ereksi dengan sempurna dan mempertahankannya selama seks. Bisanya pria akan buru-buru melakukan penetrasi sebelum ereksinya mereda.

Kondisi ereksi yang cukup mengganggu ini akan semakin parah kalau pria tidak bisa berhenti dengan alkohol dan rokok. Dua hal ini akan membuat pria mendalami disfungsi ereksi yang susah diatasi.

  1. Alami gangguan berkemih

Gangguan berkemih pada pria entah itu anyang-anyangan atau inkontinensia urine menyebabkan perasaan sering kencing sering didapatkan. Saat pria mengalami ereksi dan mendadak kebelet untuk kencing, ereksi yang dirasakan pria akan perlahan menurun.

Itulah kenapa pria cenderung diminta untuk berkemih dahulu sebelum bercinta. Alasannya sederhana saja, agar mereka tidak mengalami penurunan ereksi sehingga seks akan mengalami gangguan.

Inilah lima kondisi yang menyebabkan pria mengalami gangguan ereksi berupa penurunan kualitas kekerasan. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semuanya agar seks berjalan lancar.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi