Susah Kentut: Penyebab dan Cara Mengatasi (Lengkap)

susah-kentut-doktersehat

DokterSehat.Com – Semua orang pasti kentut. Kentut adalah aktivitas alami tubuh untuk membuang gas yang menumpuk di dalam. Akan tetapi, ada kalanya Anda mengalami yang namanya susah kentut. Kondisi ini tentu saja sangat mengganggu, bahkan bisa jadi membahayakan. Lantas, apa penyebab susah kentut? Bagaimana cara mengatasi susah kentut? Benarkah ada obat susah kentut alami?

Penyebab Susah Kentut

Bukannya tanpa alasan kenapa Anda susah sekali untuk buang angin alias kentut. Berikut ini adalah beberapa faktor umum penyebab susah kentut yang penting untuk diketahui.

1. Obstruksi Usus

Penyebab susah kentut yang pertama yaitu adanya kondisi yang dinamakan obstruksi usus. Obstruksi usus terjadi ketika saluran pencernaan yakni usus mengalami penyumbatan.

Apa yang menyebabkan usus mengalami penyumbatan? Jawabannya bisa bermacam-macam, mulai dari benda asing, tinja, bahkan penyakit kanker sekalipun. Tersumbatnya saluran pencernaan ini mengakibatkan gas di dalam perut tidak bisa keluar, sehingga penderita akan susah kentut.

Selain susah kentut, obstruksi usus juga ditandai oleh sejumlah gejala lainnya, seperti:

  • Perut sakit
  • Kram perut
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Nafsu makan menurun

Beberapa gejala lainnya yang belum disebutkan mungkin saja muncul ketika mengalami obstruksi usus. Segera periksakan diri ke dokter apabila satu atau beberapa gejala di atas terjadi pada Anda agar bisa ditangani sebelum kondisi bertambah parah.

2. Sembelit

Sembelit atau dalam dunia medis dikenal dengan istilah konstipasi adalah penyebab susah kentut selanjutnya yang perlu Anda waspadai. Sembelit adalah kondisi di mana penderitanya kesulitan untuk buang air besar (BAB). Normalnya, tubuh akan mengeluarkan feses setiap hari. Anda bisa dikatakan mengalami sembelit apabila dalam kurun waktu 3 hari atau lebih tidak BAB sama sekali.

Selain kesulitan BAB, susah kentut adalah gejala sembelit lainnya yang umum dialami. Sejumlah faktor pencetus sembelit adalah sebagai berikut:

  • Perubahan pola makan
  • Kurang asupan cairan atau serat
  • Gemar mengonsumsi produk olahan susu
  • Sering menahan buang air besar
  • Jarang bergerak
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti anti-depresan
  • hipotiroidisme
  • Kanker usus besar

3. Usus Buntu Kronis

Penyakit usus buntu, atau yang dalam istilah medis disebut sebagai apendisitis adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh peradangan (inflamasi) yang mengenai usus buntu. Dari sejumlah gejala yang dialami penderita apendisitis, susah kentut adalah salah satunya.

Hal tersebut dikarenakan usus mengalami penyumbatan akibat peradangan yang terjadi. Sumbatan inilah yang mengakibatkan gas di dalam tubuh terhalang untuk menuju “pintu keluar”.

4. Suka Menahan Kentut

Bunyi dan aroma kentut adalah dua hal yang kerap membuat seseorang memilih untuk menahan kentut, apalagi jika sedang berada di keramaian. Tujuannya, tentu saja agar tidak mengganggu orang lain yang ada di sekitar, pun menghindari rasa malu.

Tapi tahukah Anda jika kebiasaan menahan kentut ini justru menjadi penyebab susah kentut di kemudian hari?

Seperti yang sudah dijelaskan, kentut adalah reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan gas yang berasal dari makanan atau minuman yang Anda konsumsi. Permen karet, minuman bersoda, makanan berlemak adalah contoh makanan dan minuman yang ‘menyumbang’ banyak gas ke dalam perut.

Nah, saat gas sudah menumpuk, perut akan terasa kembung dan keinginan untuk kentut pun muncul. Apabila tidak segera “dilepaskan”, tumpukan gas tersebut akan membuat otot perut merenggang dan lambung mengembung. Jika sudah begini, gas justru akan sulit dikeluarkan melalui mekanisme kentut.

Jadi, jangan tahan kentut Anda ya. Lebih baik segera cari tempat ‘aman’ untuk menunaikan kentut.

5. Efek Samping Pasca Operasi

Pasien yang baru saja melaksanakan operasi pada bagian perut seperti operasi Caesar juga kemungkinan akan mengalami kondisi susah kentut sebagai efek samping pasca operasi.

Penyebab susah kentut yang satu ini dikarenakan pasca melakukan operasi, usus menjadi rentan mengalami penyempitan. Akibatnya, gas jadi lebih sulit untuk keluar. Kondisi tersebut memerlukan tindakan medis untuk menyembuhkannya. Segera kunjungi dokter apabila susah kentut yang Anda alami disebabkan oleh faktor ini.

Cara Mengatasi Susah Kentut

Tidak usah buru-buru khawatir apabila Anda mengalami susah kentut. Apabila dirasa susah kentut sudah cukup mengganggu, segera kunjungi dokter agar bisa diketahui penyebabnya sekaligus menentukan metode pengobatan apa yang  efektif untuk menyembuhkan kondisi ini.

Selain dengan pengobatan secara medis, cara mengatasi  susah kentut juga bisa dilakukan dengan cara-cara alami berikut ini.

1. Diet Tepat

Penyebab susah kentut umumnya karena pola makan yang salah, baik itu dari pemilihan makanannya (diet) maupun jadwal makan itu sendiri.

Jika kondisi susah kentut sudah telanjur Anda alami, maka cara mengatasi kentut adalah dengan menerapkan diet yang tepat. Konsumsilah makanan-makanan yang bisa mempermudah pengeluaran gas dari dalam tubuh, seperti:

  • Makanan mengandung serat, seperti buah dan sayur
  • Makanan yang mengandung sedikit gula
  • Minuman bersoda
  • Kacang-kacangan
  • Produk olahan susu

Akan tetapi, perhatikan juga kadar asupan makanan-makanan tersebut, terutama minuman bersoda dan produk olahan susu. Pasalnya, konsumsi yang terlalu berlebihan juga tidak baik bagi tubuh dan justru akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti sembelit.

2. Teh Chamomile

Cara mengatasi susah kentut selanjutnya adalah dengan minum teh chamomile. Minuman herbal ini dipercaya sebagai obat susah kentut alami yang cukup efektif.

Guna mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk minum teh chamomile sebelum makan dan sebelum tidur di malam hari.

Selain chamomile, teh herbal lainnya seperti teh jahe juga diklaim memiliki efektivitas yang tak kalah tinggi dalam mengatasi susah kentut.

3. Obat Simethicone

Selain obat susah kentut alami seperti teh chamomile, ada juga obat susah kentut medis yakni simethicone. Obat ini masuk  ke dalam golongan antiflatulensi. Fungsi dari obat ini adalah untuk mengatasi kelebihan produksi gas di dalam perut.

Obat susah kentut simethicone dapat anda temui di apotek atau toko obat terdekat dengan pelbagai merek. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

4. Yoga

Melakukan aktivitas yoga juga menjadi cara mengatasi susah kentut yang efektif. Beberapa posisi yoga yang bisa Anda lakukan untuk mempermudah pengeluaran gas berlebih di dalam perut antara lain:

  • Squat

Posisi yoga yang satu ini dilakukan dengan cara berdiri tegak lalu kaki dibuka hingga lebarnya menyamai pinggul. Setelah itu, turunkan tubuh secara perlahan hingga punggung dan bokong terdorong ke belakang (setengah jongkok) sambil meluruskan tangan ke depan.

Kemudian, tahan tubuh selama beberapa saat sebelum kembali lagi ke posisi semula yaitu berdiri tegak. Ulangi gerakan ini selama 3-5 kali.

  • Balasana

Balasana atau child’s pose adalah gerakan yoga selanjutnya yang bisa mengatasi masalah susah kentut. Melakukan gerakan balasana membantu melemaskan pinggul. Dengan demikian, gas lebih mudah berpindah ke usus.

Posisikan tubuh dalam posisi merangkak, kemudian tarik bokong Anda ke belakang. Setelah itu, tarik lengan ke depan hingga menyentuh matras sambil menempelkan dahi ke matras.  Sambil melakukan gerakan, cobalah untuk tetap rileks dengan mengatur napas sebaik mungkin.

Lakukan gerakan balasana ini secara rutin agar susah kentut bisa cepat teratasi.

  • Ananda Balasana

Selain balasana atau child’s pose, ada juga posisi yoga lainnya untuk mengatasi susah kentut lainnya yakni ananda balasana alias happy baby pose. Manfaat dari gerakan ini adalah untuk melancarkan saluran pencernaan, di samping membuat otot-otot tubuh menjadi rileks.

Baringkan tubuh Anda kemudian angkat kedua lutut kaki ke samping tubuh. Setelah itu, tekuk lutut sembari menghadapkan kaki ke atas. Pegang kaki dengan tangan Anda sambil menariknya guna memberikan tarikan .

Tahan posisi ini selama 30-60 detik agar gas bisa keluar dengan lancarnya.

  • Supta Matsyendrasana

Tujuan dari gerakan yoga supta matsyendrasana atau two-knee spinal twist pose adalah untuk melancarkan sistem pencernaan dengan cara merilekskan organ usus sehingga gas dapat keluar lebih mudah.

Baringkan tubuh Anda, kemudian angkat kedua kaki dengan tetap menempel satu sama lain. Setelah itu, tekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat, dan tarik menuju dada sampai lutut menyentuh dahi.

  • Paschimottanasana

Gerakan yoga yang satu ini fungsinya untuk merilekskan otot tubuh, sekaligus melancarkan saluran pencernaan.

Ambillah posisi duduk, dengan kedua kaki lurus ke depan. Setelah itu, bungkukkan tubuh ke depan sambil merentangkan tangan.

Lebih bagus lagi jika Anda bisa menempelkan dahi  hingga menyentuh lutut karena ini akan memberikan tekanan pada perut sehingga gas dapat dikeluarkan. Namun jangan paksakan diri jika dirasa tidak mampu karena dikhawatirkan akan menyebabkan cedera.

Itu dia informasi mengenai susah kentut beserta penyebab dan cara mengatasinya yang perlu Anda ketahui. Jangan ragu untuk meminta saran dokter apabila berniat untuk mengatasi masalah ini secara mandiri. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Blake, K. (2019). Flatulence. https://www.healthline.com/health/gas-flatulence#causes (Diakses pada 29 Agustus 2019)
  2. Cronkleton, E. (2017). How to fart. https://www.healthline.com/health/digestive-health/how-to-fart (Diakses pada 29 Agustus 2019)
  3. Rodriguez, D. (2017). Here’s What May Be Causing Your Digestive Gas Pain. https://www.everydayhealth.com/digestive-health-pictures/lets-hope-its-just-gas.aspx#01 (Diakses pada 29 Agustus 2019)
  4. Whelan, C. (2017). How to Get Rid of Gas, Pains, and Bloating. https://www.healthline.com/health/digestive-health/get-rid-of-gas-pains-and-bloating (Diakses pada 29 Agustus 2019)
  5. What is constipation? https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-constipation#1 (Diakses pada 29 Agustus 2019)