Terbit: 2 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Berbagai penelitian terkait asupan makanan yang dapat mencegah alzheimer kini semakin banyak dilakukan, salah satunya adalah keterkaitan antara fungsi vitamin D yang disebut mampu memengaruhi fungsi otak dan dapat menyebabkan terjadinya alzheimer.

Suplemen Vitamin D, Bisakah Cegah Alzheimer?

Seperti yang kita ketahui, vitamin D berfungsi untuk mendukung pembentukan tulang tubuh. Namun ternyata pemenuhan kebutuhan harian vitamin D yang tercukupi juga disebut mampu mencegah terjadinya beberapa penyakit terkait fungsi otak di antaranya, demensia dan alzheimer.

Pakar kesehatan dari Mayo Clinic, David Kopnamm, menyebutkan bahwa beberapa studi mengindikasikan bahwa orang yang sangat kekurangan atau mengalami defisiensi parah akan vitamin D memiliki keterkaitan dengan terjadinya gangguan fungsi otak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar vitamin D darah yang rendah memiliki risiko dua kali lebih tinggi dalam mengalami penyakit alzheimer dibandingkan dengan orang yang kebutuhan vitamin D hariannya terpenuhi.

Namun, David menyebutkan bahwa keterkaitan antara vitamin D dengan fungsi otak masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Untuk itu, penggunaan suplemen agar asupan vitamin D harian tubuh bertambah masih belum dianjurkan, jika konsumsinya hanya bertujuan untuk mencegah terjadinya alzheimer saja.

Suplemen vitamin D umumnya dianjurkan pada beberapa kondisi di antaranya pemenuhan kebutuhan vitamin D ibu hamil serta pada kondisi osteoporosis.

Pemenuhan vitamin D tubuh sebaiknya sesuai dengan kebutuhan harian dan kita dianjurkan untuk memperolehnya dari bahan makanan segar, misalnya ikan, produk olahan ikan dan susu, serta paparan sinar matahari yang cukup.

Asupan vitamin D yang tercukupi setiap harinya tentu akan mendukung kondisi kesehatan tubuh, tidak hanya untuk mencegah terjadinya alzheimer namun juga mendukung metabolisme pembentukan tulang.

Nah, jadi kini kita tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin D, asalkan asupan vitamin D harian tubuh kita sudah tercukupi dari sinar matahari dan makanan ya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi