Suntik Meningitis: Manfaat, Jenis, Dosis, Efek Samping, dll

suntik meningitis-doktersehat

DokterSehat.Com – Meningitis adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, dan mikroorganisme yang dapat berakibat fatal. Penyakit meningitis dapat dicegah dengan pemberian vaksin meningitis. Ketahui apa itu suntik meningitis, manfaat, efek samping, dll.

Apa itu Suntik Meningitis

Suntik meningitis adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit meningitis. Meningitis adalah penyakit peradangan pada meninges, yaitu tiga selaput yang melindungi sistem saraf otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis terjadi saat cairan meninges tersebut mengalami infeksi.

Penyebab meningitis yang paling umum adalah infeksi virus, infeksi bakteri, dan infeksi jamur. Virus meningitis dapat mengancam jiwa walaupun beberapa penderita meningitis dapat sembuh bahkan tanpa pengobatan. Bagaimana pun itu, suntik meningitis sangat penting untuk mencegah penyakit meningitis ini.

Manfaat Suntik Meningitis

Manfaat suntik meningitis yang paling utama adalah untuk mencegah Anda dari bahaya penyakit meningitis yang menyerang membran meninges pada otak. Ketahui lebih banyak tentang manfaat suntik meningitis berikut ini:

  • Vaksin konjugat meningokokus melindungi Anda dari risiko empat jenis bakteri meningokokus yang disebut tipe A, C, W, dan Y.
  • Vaksin meningokokus B (MenB) dapat melindungi Anda dari bahaya bakteri meningokokus tipe kelima atau yang disebut tipe B, namun vaksin ini hanya dianjurkan untuk kondisi tertentu.
  • Melindungi anak-anak dan remaja yang memiliki kelainan dalam sistem kekebalan mereka.

Baca Juga: Gejala Meningitis pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Jenis Suntik Meningitis

Terdapat dua jenis suntik meningitis yang berlaku yaitu MenACWY (vaksin konjugat meningokokus) dan MPSV4 (vaksin polisakarida meningokokus). Vaksin ini dapat melindungi Anda dari risiko empat jenis penyakit meningitis.

Ketahui lebih detail tentang kedua jenis suntik meningitis, berikut ini:

  • Penggunaan Suntik Meningitis MenACWY

Vaksin MenACWY adalah vaksin yang dianjurkan untuk orang-orang yang berusia 11 sampai 18 tahun, namun juga dapat diberikan untuk semua orang yang berisiko terkena virus meningitis mulai dari usia 2 sampai 55 tahun.

Suntik meningitis MenACWY adalah vaksin pilihan untuk semua orang yang ingin berpergian ke luar negeri seperti negara Afrika sub-Sahara serta negara-negara tertentu lainnya, mahasiswa yang ingin tinggal di asrama, dan para anggota militer demi untuk mencegah terjangkit virus meningitis dari negara-negara endemik.

Orang-orang yang ingin berangkat haji juga dianjurkan untuk melakukan suntik meningitis MenACWY setidaknya 10 hari sebelum mereka tiba di Arab Saudi, bahkan suntik meningitis ini sudah menjadi syarat wajib para jamaah.

Vaksin meningitis ini sangat penting karena selama perjalanan haji dan umroh Anda akan bertemu banyak orang dari seluruh negara yang mungkin membawa virus epidemi itu.

  • Penggunaan Suntik Meningitis MPSV4

Suntik meningitis MPSV4 dapat digunakan jika suntik meningitis MenACWY tidak tersedia atau pada kondisi tertentu pada kesehatan pasien. Suntik meningitis MPSV4 dianjurkan untuk orang-orang yang berusia di atas 55 tahun yang memiliki rencana untuk melakukan perjalanan, tinggal, atau berada di negara endemik yang memiliki risiko penyebaran virus meningitis.

Prosedur dan Dosis Suntik Meningitis

Berikut ini adalah prosedur dan dosis suntik meningitis, yaitu:

  • Satu kali dosis untuk remaja usia 11-12 tahun.
  • Satu kali dosis booster untuk remaja usia 16 tahun. Minimum interval antara dosis adalah 8 minggu.
  • 2 kali dosis utama dalam interval 2 bulan untuk anak usia 2 tahun dengan beberapa ketentuan yang harus Anda konsultasikan ke dokter.
  • Bila Anda sudah pernah suntik meningitis saat usia 7 tahun, Anda harus suntik meningitis lagi sebagai booster setiap 5 tahun sekali bila Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena meningitis.
  • Bila Anda sudah pernah suntik meningitis sebelum usia 7 tahun, Anda harus suntik meningitis lagi sebagai booster 3 tahun kemudian.

Vaksin meningitis dapat melindungi orang dewasa dari infeksi virus meningitis selama 5 tahun dan pada balita selama 2-3 tahun. Pada balita, vaksin meningitis merupakan satu dari 9 vaksin yang wajib dipenuhi.

Bila Anda berkunjung atau tinggal di negara-negara endemik, Anda tidak boleh lupa untuk memenuhi vaksin meningitis Anda demi mencegah penyebaran virus berbahaya ini. Harap konsultasikan ke dokter untuk mengetahui dosis suntik meningitis yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Siapa yang Harus Suntik Meningitis?

Anda harus melakukan suntik meningitis bila Anda termasuk dalam kondisi berikut ini:

  • Ingin berkunjung atau tinggal di luar negeri yang memiliki risiko tinggi terkena virus meningitis
  • Penderita HIV
  • Pasien yang mengalami kerusakan limpa
  • Siapapun yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh
  • Anak-anak untuk mencegah virus meningitis

Anda tidak dapat melakukan suntik meningitis bila Anda termasuk dalam kondisi berikut ini:

  • Bila Anda memiliki alergi pada vaksin meningokokus
  • Bila Anda sedang sakit parah
  • Bila Anda memiliki riwayat dengan jenis vaksin lain, mohon konsultasikan pada dokter terlebih dahulu
  • Bila Anda ibu hamil atau menyusui, sebaiknya juga dikonsultasikan terlebih dahulu

Baca Juga: Kenali Gejala Meningitis Radang Selaput Otak Pada Anak

Suntik Meningitis

Tidak ada efek samping vaksin meningitis yang parah, hanya reaksi umum yang biasanya terjadi setelah Anda melakukan vaksin, seperti:

  • Demam
  • Bengkak merah di area yang disuntikkan
  • Lemas
  • Pusing
  • Suara serak
  • Masalah pernapasan

Sangat dianjurkan untuk beristirahat setidaknya 15 menit setelah Anda melakukan suntik meningitis. Umumnya efek samping suntik meningitis tersebut tidak terjadi lama dan reaksi alergi parah pun sangat jarang terjadi.

Nah, itulah informasi kesehatan tentang vaksin meningitis meliputi manfaat, jenis, dosis, efek samping, dll. Semoga informasi kesehatan ini berguna untuk Anda.

 

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

 

Sumber:

  1. Boskey, Elizabeth PhD. 2018. What Do You Want to Know About Meningitis?. https://www.healthline.com/health/meningitis. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  2. Boulanger, Amy. 2016. The Meningococcal Vaccine. https://www.healthline.com/health/vaccinations/meningococcal. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  3. WebMD. 2017. The Meningitis Vaccines: What Parents Should Know. https://www.webmd.com/children/vaccines/meningitis-vaccine-what-parents-should-know#1. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  4. Centers for Disease Control and Prevention. 2019. Meningococcal Vaccination: What Everyone Should Know. https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/mening/public/index.html. (Diakses pada 7 Oktober 2019).