Suntik Insulin Bikin Gemuk?

seks-dan-kegemukan-doktersehat

DokterSehat.Com– Bagi sebagian penderita diabetes, mereka harus rutin melakukan suntik insulin demi mencegah lonjakan kadar gula darah di dalam tubuhnya. Biasanya, suntik insulin ini dilakukan di dekat dengan waktu makan besar.

Sebagaimana kita ketahui, setelah mengonsumsi makanan, kadar gula darah secara alami akan meningkat. Gula darah inilah yang kemudian dimetabolisme oleh insulin menjadi sumber energi. Sayangnya, tubuh penderita diabetes tidak mampu memproduksinya sehingga harus mendapatkannya dari suntikan.

Kondisi yang membuat penderita diabetes harus melakukan suntik insulin adalah jika kondisi resistensi insulin sudah sangat parah sehingga pankreas tak lagi mampu memproduksinya. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa penderita diabetes yang rajin melakukan suntik insulin harus siap-siap mengalami kenaikan berat badan yang tentu akan membuat mereka menjadi lebih gemuk. Sebenarnya, apakah anggapan ini memang benar adanya?

Mengingat penderita diabetes juga harus menjaga berat badannya tetap ideal demi tetap sehat, anggapan bahwa suntik insulin membuat gemuk ini tentu membuat mereka resah. Sayangnya, menurut pakar kesehatan Dr. dr. Em Yunir, SpPD yang merupakan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Endokrinologi Indonesia, anggapan ini memang benar. Suntik insulin ternyata memang berpotensi membuat gemuk.

Sebagai informasi, insulin sebenarnya adalah sejenis hormon anabolik yang berpengaruh besar bagi pertumbuhan sel, lemak, serta protein yang ada di dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian bisa mempengaruhi berat badan. Beruntung, menurut dr. Em Yunir, penderita diabetes tidak perlu mengkhawatirkan berlebihan kenaikan berat badan ini.

“Anda tak perlu khawatir. Meski bisa menaikkan berat badan, kenaikan berat badan akibat suntik insulin ada batasnya. Paling banyak 4 sampai 5 kg saja kenaikannya. Tidak bisa dihindari namun sebenarnya tidak memberikan efek yang berbahaya bagi kesehatan. Jika kita bandingkan dengan kasus kematian pada penderita diabetes yang tidak memakai insulin, kasus kematian pada penderita diabetes yang rajin mendapatkan suntik insulin juga jauh lebih rendah. Hal ini berarti, suntik insulin memang bisa meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes,” jelas dr. Em Yunir.