Terbit: 16 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Seks dilakukan oleh pasangan untuk mendapatkan kenikmatan bersama. Pria dan wanita sama-sama bisa mendapatkan orgasme dengan intens. Sayangnya, saat seks dilakukan, hanya pria yang sering sekali mendapatkan orgasme. Wanita jarang sekali mendapatkannya dan cenderung tidak acuh dengan keadaan itu.

5 Penyebab Sulitnya Orgasme pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Sebenarnya masalah orgasme dalam seks harus dipikirkan dengan baik oleh pasangan. Jangan sampai pasangan tidak merasakan orgasme dan akhirnya pasrah dengan kondisinya. Hal ini akan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kebosanan dan rasa malas.

Penyebab sulitnya orgasme pada wanita

Penyebab sulitnya orgasme pada wanita ada banyak dan hampir semuanya sering diabaikan oleh pasangan, bahkan wanita sendiri. Berikut beberapa hal yang harusnya bisa dihindari.

  1. Pemanasan kurang maksimal

Pasangan yang baru saja menikah pasti sering merasa tidak nyaman dengan seks. Rasa malu dan cemas membuat semuanya jadi terganggu. Beberapa pasangan juga ingin segera melakukan seks dan mengakhiri aktivitas ini agar tidak terlalu malu. Dampaknya, wanita menjadi tidak nyaman dan cenderung merasakan sakit.

Seks yang dilakukan tanpa pemanasan yang baik akan membuat vagina tidak menghasilkan cairan pelumas dalam jumlah banyak. Kalau Anda ingin mengurangi rasa sakit yang muncul, ada baiknya untuk melakukan pemanasan secara maksimal. Kalau pemanasan masih menemui hambatan, gunakan pelumas tambahan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  1. Wanita sering sekali pasrah saat seks terjadi

Bukan menjadi rahasia lagi kalau wanita lebih sering pasif saat melakukan seks. Kondisi ini menyebabkan mereka jadi susah mendapatkan orgasme. Selain itu, wanita juga pasrah dengan apa yang terjadi. Kalau pun pria mengakhiri seks yang dilakukan karena sudah orgasme, wanita akan diam saja meski belum orgasme.

Pada kondisi tertentu, wanita sering sekali berbohong dengan kondisi yang dialaminya. Misal mereka pura-pura puas dan mendapatkan orgasme padahal tidak. Dengan berpura-pura wanita akan membuat pria merasa senang sudah memberikan kepuasan. Padahal, wanita melakukan itu agar seks segera dihentikan.

Sebenarnya daripada berbohong terlalu banyak pada pasangan dan menyebabkan masalah ada baiknya untuk jujur. Kalau memang belum puas, wanita bisa mengatakannya sehingga pria akan memutar otak untuk membuta pasangannya lebih puas dan bisa benar-benar orgasme.

  1. Posisi seks yang dipilih salah

Posisi seks juga sangat penting dalam menentukan apakah wanita mudah mendapatkan orgasme atau tidak. Posisi seks yang terbaik adalah yang tidak terlalu dangkal dan tidak terlalu dalam. Kalau terlalu dangkal kemungkinan menyentuh G-Spot akan rendah. Kalau terlalu dalam bisa menyentuh serviks dan terasa sakit

Pastikan untuk memilih posisi seks yang meminimalkan rasa sakit pada wanita. Setiap pasangan memiliki posisi seks favorit sendiri-sendiri. Jadi, pastikan untuk mengetahui posisi seks mana saja yang bisa dinikmati berdua.

  1. Tidak ada komunikasi yang baik

Penghalang orgasme pada wanita lain yang kerap diabaikan adalah komunikasi yang baik saat seks. Melakukan aktivitas ini tidak hanya sekadar penetrasi hingga orgasme lalu selesai. Komunikasi tetap harus dijaga dengan baik. Dengan komunikasi pasangan bisa saling mengarahkan agar seks bisa dinikmati bersama.

  1. Memiliki gangguan pada vagina

Vagina juga memiliki banyak sekali gangguan yang menyebabkan wanita susah sekali mendapatkan orgasme. Kondisi ini muncul karena gangguan pada bagian mulai dari vulva hingga ke dalam rahim menyebabkan wanita tidak nyaman saat bercinta. Bahkan, mereka merasakan nyeri pada vagina yang cukup kuat.

Gangguan pada vagina biasanya menyebabkan perdarahan dan perasaan nyeri yang susah sekali diatasi. Penetrasi yang dilakukan oleh pria juga bisa membuat wanita merasakan sakit yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Oleh karena itu pengobatan harus segera dilakukan dan wanita bisa lebih jujur pada pasangannya.

Cara mengatasi masalah orgasme pada wanita

Masalah orgasme pada wanita sudah dibahas di atas. Nah, kalau Anda termasuk yang sering mengalaminya, coba simak beberapa tips di bawah ini.

  1. Melakukan pemanasan jauh sebelum naik ke ranjang

Lakukan pemanasan sejak sebelum sampai di rumah. Anda bisa melakukan pemanasan dengan mengirim pesan-pesan erotis. Dengan melakukan ini pasangan akan sudah antusias dan sedikit terangsang. Kalau sudah ada pada tahap ini wanita jadi lebih mudah menghasilkan pelumas.

  1. Selalu melakukan diskusi terkait seks dan fantasi

Lakukan diskusi terkait dengan seks dan fantasi. Selam ini wanita hanya mengikuti apa saja yang diinginkan oleh suami. Padahal wanita juga memiliki fantasi seksnya sendiri. Dengan fantasi itu wanita bisa mendapatkan orgasme dengan mudah.

  1. Bisa menggunakan mainan seks

Menggunakan mainan seks bukan berarti pria tidak bisa memberikan kenikmatan secara seksual. Mainan seks hanya membantu pasangan untuk mendapatkan kenikmatan lebih besar dari sebelumnya dan kemungkinan memperolah orgasme terbuka lebar.

  1. Mengetahui titik rangsang dari wanita dengan baik

Seorang pria tidak hanya harus bisa melakukan penetrasi dengan intens saja. Mereka juga harus tahu titik rangsang apa saja yang ada pada tubuh pasangannya. Biasanya titik rangsangan ini berbeda-beda sehingga pria harus mencobanya satu per satu dan mengetahui mana saja yang paling disukai.

Dengan mengetahui titik rangsang dari wanita, pria bisa lebih leluasa memberikan rangsangan. Apa saja yang dilakukan bisa tepat sasaran. Pria juga harus tahu kalau wanita tidak akan orgasme dengan penetrasi saja. Rangsangan di klitoris dan puting payudara juga bisa membuat wanita dekat dengan orgasme.

Inilah beberapa hal yang menyebabkan wanita susah sekali mendapatkan orgasme dan cara mengatasinya. Nah, menurut Anda dari beberapa poin di atas, apa saja yang paling sering diabaikan oleh pasangan karena sudah menganggapnya biasa saja dan tidak perlu diubah?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi