Suka Ngemil Kacang Tanpa Kulit? Ternyata Bisa Memicu Kanker Lho!

makan-ngemil-kacang-doktersehat
Photo Credit: telegrafi

DokterSehat.Com– Salah satu camilan yang disukai oleh banyak orang adalah kacang. Rasanya yang enak dan renyah membuat kita susah untuk berhenti mengunyahnya. Kini, semakin banyak produk kacang yang bisa kita dapatkan di berbagai tempat, salah satunya adalah kacang tanpa kulit.

Kacang tanpa kulit ini membuat kita tidak lagi kerepotan untuk mengupasnya atau membuang sampahnya. Tak hanya itu, kacang ini juga memiliki rasa yang enak dan selalu bisa dipastikan kualitasnya. Sayangnya, kacang tanpa kulit ini bisa jadi adalah penyebab datangnya kanker pada tubuh kita. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Pakar nutrisi bernama Prof. Dr. Nuri Andarwulan menyebutkan bahwa kacang yang bisa memicu kanker ini adalah yang sudah terkontaminasi racun aflatoksin, semacam zat bersifat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker hati. Zat ini memang bisa menempel pada kacang yang sudah dikupas karena tidak lagi memiliki perlindungan. Padahal, zat ini sangat rentan menempel pada kacang, khususnya dalam proses produksi atau distribusi. Zat aflatoksin sendiri sangat mudah untuk larut dalam lemak dan akhirnya memasuki organ hati kita. Jika zat ini sudah menumpuk dalam jumlah yang banyak, maka fungsi hati akan menurun dan sel-selnya akan mulai berkembang menjadi kanker.

Sebagaimana kacang, produk jagung yang sudah tidak dilindungi oleh klobotnya juga rentan untuk terpapar zat beracun ini. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kini kita lebih selektif dalam memilih kacang yang kita jadikan camilan, yakni memilih kacang yang masih ada kulitnya saja. Toh rasanya juga tidak kalah enak jika dibandingkan kacang yang sudah dikupas kok.