Terbit: 4 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anda suka mengonsumsi buah belimbing? Buah berbentuk bintang ini memang cukup banyak digemari karena sangat menyegarkan ya. Kerap dianggap sebagai buah yang ampuh menurunkan tekanan darah, kira-kira apa saja sih kandungan gizi yang ada pada buah belimbing?

Suka Buah Belimbing? Ini Kandungan Gizi yang Membuatnya Berkhasiat

Buah belimbing memiliki banyak kandungan cairan, selain itu warna buah yang kekuningan juga menandakan gizi yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan data dari US Departement of Agriculture, inilah kandungan gizi yang ada pada buah belimbing:

1. Tinggi cairan

Hampir 91% kandungan buah belimbing adalah cairan. Hal ini tentu baik untuk tubuh karena cairan dari buah akan menghidrasi tubuh sehingga membantu pemenuhan kebutuhan cairan harian.

2. Kandungan serat dan gula

Kandungan serat yang ada pada 100 gram buah belimbing, yang setara dengan satu buah sedang, adalah sebesar 2,8 gram. Angka ini setara dengan serat yang ada pada buah apel dan jeruk. Seperti yang kita ketahui serat baik untuk pencernaan dan gula alami dari buah yang tidak berlebihan akan memberikan asupan kalori yang baik untuk tubuh.

3. Vitamin C

Satu buah belimbing ukuran sedang memiliki 34,4 gram vitamin C. Angka ini sudah mampu memenuhi separuh kebutuhan harian vitamin C orang dewasa wanita, lho. Vitamin C yang tercukupi mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Vitamin B yang lengkap

Kandungan vitamin B1, B2, B3, dan B6 pada belimbing cukup lengkap, meskipun jumlah yang terkandung tidak terlalu tinggi. Vitamin B bermanfaat untuk menjaga kesehatan saraf tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kita dianjurkan mengonsumsi buah belimbing yang sudah matang sempurna yaitu yang memiliki warna kekuningan dan rasa manis yang lebih dominan.

Dengan memilih buah belimbing yang tingkat kematangannya tepat maka vitamin dan zat gizi lain yang ada pada buah belimbing terbentuk dengan sempurna.

Memilih buah belimbing yang terlalu matang tidak dianjurkan karena umumnya kandungan gulanya juga akan semakin tinggi.

Meskipun termasuk gula alami, memilih buah manis yang terlalu matang tidak dianjurkan untuk beberapa kondisi, misalnya diabetes, ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi