Stanol dan Stenol, Penurun Kolestrol Jahat yang Efektif

doktersehat-yoghurt-cokelat

DokterSehat.Com– Apakah Anda pernah mendengar tentang stanol dan sterol? Beberapa produk kini mulai menjadikan stanol dan sterol sebagai kandungan gizi unggulannya. Kira-kira apa manfaat dari stanol dan sterol?

Stanol dan sterol (plant stanol and plant sterol) adalah zat memiliki struktur yang hampir sama dengan kolesterol. Namun stanol dan sterol memiliki fungsi untuk mengurangi penyerapan kolesterol di pencernaan, sehingga kolesterol dapat dibuang melalui feses.

Manfaat dari stanol dan sterol tersebut dapat menurunkan kolesterol total tubuh serta menurunkan kolesterol jahat (LDL). Kondisi tersebut sangat menguntungkan untuk beberapa kondisi misalnya pada orang dengan penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol tubuh.

Berdasarkan data dari The Association of United Kingdom Dietitians, asupan 2,5-3 gram stanol dan atau sterol setiap hari dapat menurunkan 10-12,5% kadar kolesterol tubuh dalam dua hingga tiga minggu konsumsinya. Kondisi ini tentu sangat membantu untuk penyakit kardiovaskular dan stroke yang sebagain besar disebabkan oleh kadar kolesterol yang berlebihan.

Umumnya dari asupan diet yang bervariasi jenisnya dan seimbang, kita dapat memperoleh kurang lebih 300 mg setiap harinya. Angka ini bisa dua kali lebih banyak jika kita menerapkan diet vegetarian.

Namun sebenarnya kita cukup sulit memeroleh asupan stanol dan sterol dari bahan makanan, untuk itu beberapa produk olahan seperti yoghurt dan susu kini mulai banyak yang difortifikasi (penambahan zat gizi tertetu) oleh stanol dan sterol.

Meskipun stanol dan sterol bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol tubuh, namun asupannya yang berlebihan malah memberikan efek negatif. Jika kita mengonsumsi lebih dari 3 gram stanol dan sterol dalam satu hari beberapa penyerapan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E dan K justru malah terganggu.

Selain itu, perlu diingat bahwa stanol dan sterol memberikan manfaat yang berarti untuk orang dengan kadar kolesterol yang tinggi. Asupan stanol dan sterol bukan menjadi fokus untuk dikonsumsi anak-anak atau orang yang tidak memiliki kadar kolesterol yang normal, karena hal ini akan menganggu fungsi kolesterol yang dibutuhkan dalam tubuh.

Stanol dan sterol memang bermanfaat untuk tubuh, akan tetapi asupannya tidak boleh berlebihan agar manfaatnya dapat kita rasakan dengan maksimal. Jadi secukupnya saja, ya!