Terbit: 23 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Selain merupakan salah satu kebutuhan yang harus selalu terpenuhi, aktivitas hubungan seksual juga mampu memberikan manfaat baik bagi kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Seks bisa menyehatkan badan serta dapat menghilangkan stres akibat terlalu jenuh dalam bekerja. Tak heran jika sebagian besar pasangan suami istri melakukan hubungan seksual secara rutin hanya untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Studi Baru: Ternyata Seks Juga Berpengaruh Pada Karir Seseorang

Photo Credit : pexels.com

Tidak hanya itu, ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa hubungan seks juga berpengaruh pada pekerjaan seseorang. Bagaimana bisa? Anda pasti tercengang mengetahui hasil penelitian tersebut. Meskipun hal itu membuat Anda setengah tidak percaya, namun itulah kenyataannya. Berhubungan seks tiga kali seminggu bisa membantu seseorang mengamankan karir di tempat kerja.

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti menemukan bahwa orang yang berhubungan seks 2-3 kali dalam satu minggu menerima gaji 4,5 kali lebih tinggi daripada mereka yang kurang aktif secara seksual. Hal tersebut memang cukup tidak masuk akal, pasalnya gaji ditentukan bukan berdasarkan kehidupan seksual seseorang melainkan dari hasil kerjanya.

Studi yang dilakukan di Inggris ini menggunakan lebih dari 7.000 pekrja asal Yunani. Pemimpin studi tersebut mengungkapkan bahwa individu yang lebih bahagia dan puas pada hidupnya terutama saat sedang melakukan hubungan seksual dengan pasangan di rumah, menjadi lebih produktif dan sukses dalam bekerja. Dengan demikian, mereka akan memperoleh gaji yang lebih besar.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Dari hasil studi tersebut para ahli menyimpulkan bahwa seseorang harus memiliki rasa cinta dan kasih sayang dalam hidup mereka, baik secara seksual maupun non seksual. Karena, jika seseorang tidak merasakan perasaaan tersebut, maka akan rentan terhadap rasa kesepian, kecemasan, dan rasa stres yang mengakibatkan meraka tidak produktif dan sukses dalam bekerja.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi