Terbit: 8 April 2018 | Diperbarui: 9 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kerap dianggap sebagai hal yang sepele, dalam realitanya stres bisa memicu banyak dampak buruk bagi kesehatan fisik. Bakan, menurut pakar kesehatan, stres ternyata bisa menyebabkan datangnya stroke!

doktersehat-overtime-sibuk-kerja-lembur-stress-memunda-pekerjaan-wanita-resiko-jantung-resiko-kesehatan-wanita-karir

Tanpa kita sadari, stres bisa memicu berbagai perubahan di dalam tubuh, khususnya dalam hal keseimbangan hormon. Saat kita sedang stres berat karena pekerjaan atau masalah-masalah lainnya, maka jumlah hormon kortisol dan adrenalin akan melonjak dengan signifikan. Yang menjadi masalah adalah, kenaikan hormon-hormon ini ternyata juga diikuti dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Menurunnya sistem kekebalan tubuh tentu akan membuat kita lebih mudah jatuh sakit. Selain itu, kenaikan hormon kortisol dan adrenalin ini juga bisa membuat ketidakstabilan ritme darah yang akhirnya berimbas pada munculnya kerusakan pada pembuluh darah. Sayangnya, tubuh cenderung tidak memperbaiki kerusakan ini dengan baik sehingga perbaikan pada bagian dalam pembuluh darah ini menjadi sedikit menonjol dan bisa membuat kolesterol atau lemak tersangkut.

Jika kita kerap mengalami stress dan menerapkan gaya hidup tidak sehat, maka berbagai kolesterol dan lemak ini akan terus menumpuk pada pembuluh darah dan akhirnya memicu penyumbatan. Jika hal ini terjadi di dalam pembuluh darah menuju otak, maka stroke pun akan datang.

Memang, satu kali stress tidak akan langsung memicu masalah stroke ini, namun, jika kita kerap mengalaminya karena berada di dalam lingkungan kerja yang tidak sehat atau sedang terkena masalah dalam waktu yang lama, besar kemungkinan risiko untuk terkena stroke yang sangat berbahaya ini akan meningkat.

Melihat adanya fakta ini, pandai-pandailah mengelola stress, baik itu dengan cara menenangkan pikiran, melakukan meditasi atau latihan pernafasan, atau bahkan menikmati pemandangan alam yang bisa membuat pikiran menjadi lebih segar.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi