Jika kita cermat, terkadang di urinoir pria terdapat stiker dengan gambar lalat di dekat dengan lubang pembuangan. Stiker ini mirip dengan lalat asli sehingga terkadang kita mengira jika gambar ini adalah hewan nyata. Sebenarnya, apa sih tujuan dari pemasangan stiker bergambar lalat ini?

lalat-urinoir-doktersehat

Tujuan Stiker Bergambar Lalat di Urinoir

Pemasangan stiker bergambar lalat ini dimulai di Bandara Schiphol yang ada di Amsterdam, Belanda, di awal 1990-an. Posisi tiker ini sangat khas, yakni di atas sedikit ke kiri bagian pembuangan urinoir. Menariknya, pemasangan urinoir ini sebenarnya ditujukan sebagai ‘target’ bagi para pria untuk buang air kecil.

Ada salah satu hal yang dikeluhkan oleh para petugas kebersihan toilet di manapun berada, yakni kecenderungan para pria untuk tidak bisa menjaga kebersihan setelah buang air kecil. Hal ini disebabkan oleh cara buang air kecil mereka yang berdiri dan membuat risiko cipratan urine semakin meningkat. Memang, cipratan ini belum tentu menyebabkan bagian di sekitar urinoir menjadi kotor, namun hal ini bisa menyebabkan aroma yang tidak sedap di seisi toilet.

Orang yang memberikan ide untuk memasang stiker lalat di Bandara Schiphol, Amsterdam adalah Aad Kieboom. Hanya saja, Kieboom menyebut ide ini bukanlah dari dirinya.

“Idenya datang dari teman saya, Jos van Bedaf, manajer Departemen Kebersihan,” ucap Kieboom yang saat itu bertugas di bagian renovasi bandara.

Van Bedaf yang sempat bekerja di militer pada 1960-an ini mengaku memiliki pengalaman unik dengan menempatkan target berukuran kecil di urinoir. Pemilihan gambar lalat yang kecil ini didasari oleh kecenderungan manusia yang menganggap serangga ini sebagai hewan yang jorok dan ingin segera mengenyahkannya.

Menariknya, berdasarkan penelitian yang dilakukan, mereka yang menggunakan urinoir di Bandara Schiphol ini seperti mengarahkan air kencingnya ke serangga ini. Hal ini membuat laju urine bisa diarahkan langsung ke bagian pembuangan dan tidak akan mudah menciprat ke segala arah. Keberadaan stiker ini bisa menurunkan biaya pembersihan toilet hingga 8 persen setiap tahun!

Stiker Ini Tidak Selalu Bergambar Lalat

Mike Friedberger dari American Standard, perusahaan toilet yang menyediakan toilet di JFK Terminal, New York, Amerika Serikat, menyebut ide penggunaan stiker ini sangalah hebat.

“Ada penggunaan ilmu psikologis yang hebat dalam penemuan ini. Stiker ini bisa membuat banyak orang mengarahkan kencingnya dengan baik,” ucapnya.

Menariknya, di University of Louiseville, Kentucky, Amerika Serikat, target yang digunakan di urinoir bukanlah lalat, melainkan batang kayu kecil dengan ukuran puntung rokok. Hal ini juga bisa membuat banyak penggunanya mengarahkan kencing ke kayu tersebut sehingga tidak akan membuat cipratan urine ke berbagai tempat di dalam toilet.

Toilet Bersih Bisa Membuat Penggunanya Sehat

Tak hanya soal mencegah munculnya bau tak sedap, dalam realitanya toilet yang bersih dan bebas dari cipratan urine juga bisa membuat penggunanya menjadi lebih sehat. Hal ini disebabkan oleh tidak mudahnya kuman dan bakteri berkembang biak di dalam toilet yang lebih bersih.

Sebagai informasi, beberapa jenis bakteri yang bisa ditemukan di dalam toilet yang tidak dijaga kebersihannya adalah bakteri e.coli, influenza, salmonella, serta streptococcus.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di toilet yang ada di San Diego State University, California, Amerika Serikat, disebutkan bahwa bakteri di dalam toilet bahkan bisa kembali berkembang biak setelah satu jam tempat ini dibersihkan. Jika tak pernah dibersihkan, bisa jadi perkembangan bakteri ini akan jauh lebih parah dan bisa memicu datangnya berbagai macam penyakit.

 

Sumber:

  1. Myers, Amy. 2019. 10 Signs You Have An Unhealthy Gut + How To Heal It. mindbodygreen.com/0-14510/10-signs-you-have-an-unhealthy-gut-how-to-heal-it.html. (Diakses pada 6 Januari 2020).