Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Untuk mendapatkan ukuran penis yang ideal, pria akan melakukan berbagai cara seperti menggunakan krim tertentu atau menggunakan cairan seperti minyak. Selanjutnya pria juga menggunakan obat-obatan tertentu dan juga melakukan pemompaan untuk mendapatkan hasil yang instan.

Stem Cell untuk Memperbesar Penis, Efektifkah?

Selain menggunakan beberapa metode di atas, beberapa pria yakin kalau dengan stem cell atau sel punca, ukuran penis akan membesar dengan cepat. Nah, yang jadi pertanyaan adalah, seberapa efektifkan metode ini untuk memperbesar penis dengan cepat dan mudah?

Sekilas tentang sel punca dan pembesaran penis

Sel punca adalah sel kosong yang belum terdiferensiasi menjadi sel tertentu yang lebih spesifik. Saat sel ini disuntikkan pada bagian tubuh tertentu, sel akan berubah jadi sel yang ada di dekatnya. Jadi, kalau disuntikkan di penis, sel di penis akan bertambah dan memengaruhi penambahan panjang dari organ ini dengan cepat.

Orang pertama yang melakukan percobaan stem cell pada penis adalah Ben Greenfied. Pria ini mengambil sel punca cari jaringan lemak yang ada ditubuhnya. Dari penyuntikan sel ini disfungsi ereksi mengalami penurunan cukup signifikan dan juga panjang dari penis meningkat.

Sayangnya peningkatan panjang dan lebar dari penis belum teruji secara medis. Jadi, masih ada kemungkinan memunculkan risiko yang berbahaya pada penis.

Alternatif pembesaran penis

Pembesaran penis dengan penyuntikan sel punca masih memberikan risiko cukup besar berupa penolakan tubuh dari sel yang diberikan. Selain itu masih ada kemungkinan komplikasi yang membuat penis tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Ketimbang sel punca yang saat ini belum banyak dilakukan, pria lebih disarankan untuk melakukan pembesaran penis secara alami dengan metode jelq yang benar dan pemompaan yang tidak berlebihan.

Semoga ulasan tentang stem cell di atas bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kita tentang pembesaran penis.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi