Terbit: 15 November 2018 | Diperbarui: 28 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika Sobat Sehat sering melihat film-film superhero dari Marvel, pasti akrab dengan sosok Stan Lee. Selain dikenal sebagai pencipta berbagai tokoh superhero seperti Spider-Man, Thor, Iron Man, dan lain-lain sejak 1939 silam, Stan juga sering muncul di film-film tersebut sebagai cameo. Kemunculannya bahkan ditunggu-tunggu oleh penggemar film di seluruh dunia.

Legenda Komik Marvel, Stan Lee Meninggal Dunia

Sayangnya, Stan tidak akan lagi bisa muncul di film-film marvel berikutnya. Di usianya yang sudah mencapai 95 tahun, Stan tutup usia. Kabar ini dikonfirmasi oleh putri Stan, JC pada Senin, 12 November 2018 kemarin.

Dilansir dari CNN, selain karena faktor usia yang sudah sangat tua, Stan juga berjuang melawan pneumonia, penyakit yang menyerang paru-parunya. Selain itu, kondisi kesehatannya memang dianggap semakin menurun setelah ditinggal istrinya tahun lalu.

Saat diwawancarai oleh Chicago Tribune pada 2014 silam, Stan menyebut dirinya sempat tidak percaya diri saat menjadi komikus di usia muda.

“Awalnya dulu saya berpikir apa yang saya lakukan tidak begitu penting bagi manusia. Bagaimana tidak, orang lain membangun jembatan, melakukan penelitian medis, dan saya hanya membuat cerita tentang orang-orang fiktif yang  memakai kostum dengan kekuatan luar biasa, namun lama kelamaan saya sadar jika dunia hiburan juga penting bagi kehidupan umat manusia yang juga membutuhkan sesuatu untuk menghilangkan kepenatan atau stres,” ucap Stan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Sebagai informasi, pneumonia yang diidap oleh Stan Lee adalah kondisi kesehatan yang menyebabkan infeksi atau peradangan pada paru-paru. Penyebab dari infeksi ini adalah bakteri, virus, atau bahkan jamur dan parasite. Hal ini menyebabkan bagian alveoli paru-paru dipenuhi dengan cairan.

Penyebab lain dari pneumonia adalah kebiasaan minum alkohol. Penyakit ini juga cenderung lebih sering menyerang para lansia atau mereka yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh. Hanya saja, banyak anak-anak yang juga kini rentan terkena pneumonia sehingga berisiko terkena kematian dini.

Gejala dari pneumonia yang paling umum adalah nyeri pada dada, gangguan kesehatan mental, batuk berdahak, kelelahan, tubuh demam, berkeringat, dan menggigil, suhu udara yang menurun, mual-mual dan muntah, diare, hingga gangguan pernapasan.

Untuk pengobatannya, dokter biasanya akan memberikan antibiotik atau obat-obat lainnya sesuai dengan penyebab dari masalah kesehatan ini.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi