Terbit: 14 November 2019 | Diperbarui: 20 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang umum terjadi pada wanita. Kanker ini biasanya muncul dalam bentuk benjolan di payudara lalu menyebar ke organ di sekitar payudara. Terdapat stadium kanker payurada dengan beragam gejala yang harus diwaspadai.

5 Tahap Stadium Kanker Payudara dan Gejalanya

Stadium Kanker Payudara dengan Gejalanya

Setiap gejala kanker payurada yang ditimbulkan biasanya mengisyaratkan stadium yang sedang dihadapi oleh wanita. Stadium kanker payudara sendiri mulai dari stadium 0 hingga stadium 4.

Lebih jelasnya, berikut urutan stadium kanker payudara beserta gejala dan cara menanganinya:

 

  1. Kanker payudara stadium 0

Kanker pada stadium ini belum mulai menyebar dan hanya tumbuh di sekitar payudara perlahan-lahan. Kanker ini akan mulai menyebabkan benjolan dan rasanya sakit. Biasanya kanker pada stadium ini masih mudah ditangani. Setelah pembedahan, wanita bisa langsung untuk berobat jalan.

Kanker yang belum menyebar ini kadang sudah dilihat dengan matang telanjang. Oleh karena itu, pada stadium kanker payudara ini perlu dilakukan pemeriksaan dini dan harus dilakukan lebih rutin.

  1. Kanker payudara stadium 1

Kanker payudara pada stadium 1 ini mulai menunjukkan gejala yang jelas berupa munculnya tumor sebesar 2 cm. Tumor yang bersifat kanker ini akan terus tumbuh dan membesar seiring dengan berjalannya waktu kalau tidak segera mendapatkan penganganan dengan baik.

Penanganan stadium kanker payudara pada tahap ini adalah pembedahan lumpektomi atau mastektomi. Pembedahan ini disesuaikan dengan ukuran kanker dan ukuran dari payudara. Radia dan terapi hormon juga bisa menjadi salah satu alternatif penanganan.

  1. Kanker payudara stadium 2

Kanker payudara yang sudah masuk ke stadium 2 ini biasanya berhubungan dengan penyebaran ke kelenjar getah bening. Kalau sel kanker atau tumor yang terus membesar mengenai kelenjar getah bening, kemungkinan terjadi gangguan yang lebih parah akan terjadi.

Wanita dengan kanker payudara stadium 2 biasanya memiliki tumor sebesar 2-5 cm. Tumor ini mulai menimbulkan perubahan pada payudara dengan cukup besar. Penanganan stadium kanker payudara pada tahap ini harus dioperasi untuk membuang jaringan tumornya. Selain itu, terapi kombinasi harus dilakukan.

Kanker payudara stadium 2 butuh terapi radiasi, kemoterapi, dan terapi hormon. Biasanya kondisi wanita memengaruhi apa saja jenis terapi yang digunakan. Kondisi fisik dan hormon di dalam tubuh juga menjadi pertimbangan.

  1. Kanker payudara stadium 3

Kanker payudara stadium 3 dibagi menjadi tiga jenis mulai dari 3A, 3B, hingga 3C. Pengelompokan ini didasari pada pertumbuhan tumor yang ada di payudara, penyebaran di kelenjar limfa, hingga kemungkinan invasi sel kanker ke organ lain di dekat payudara seperti tulang dada.

Pada fase ini, payudara akan mulai berwarna merah dan mengalami peradangan. Saat disentuh akan terasa sangat sakit dan mengganggu. Kanker payudara pada tahap ini harus ditangani dengan kemoterapi, radiasi, dan pembedahan. Misi dokter adalah mengecilkan sisa kanker pasca operasi agar tidak tumbuh lagi dan menyebabkan masalah di kemudian hari.

  1. Kanker payudara stadium 4

Wanita yang sudah mengalami kanker payudara stadium 4 ini biasanya memiliki gangguan di hampir semua organ di tubuh bagian atas. Kanker yang awalnya berada di payudara akhirnya menyebar ke banyak tempat dan penanganan mulai sulit karena dokter harus menangani pusat kanker dan penyebarannya.

Semua penanganan stadium kanker payudara di fase sebelumnya akan diberlakukan di sini, bahkan lebih intensif lagi. Pasien harus segera diberi tindakan agar tidak ada gangguan pada tubuh dan mengancam keselamatan.

Inilah tahapan stadium kanker payudara yang terjadi pada wanita. Semoga bisa menambah pengetahuan kita semua terkait kanker yang mematikan ini dan bisa melakukan penanganan dengan tepat.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi