Salah satu peralatan dapur yang paling sering kita gunakan adalah spons cuci piring. Hal ini disebabkan oleh aktivitas mencuci peralatan makan atau peralatan dapur yang harus dilakukan setiap hari. Meski bisa sangat berguna, pakar kesehatan menyebut spons cuci piring ternyata bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan seperti diare, lho. Kok bisa?

spons-cuci-doktersehat

Spons Cuci Piring Kotor Menyebabkan Diare

Banyak orang yang masih menyepelekan pentingnya rajin mengganti spons cuci piring. Bukannya segera menggantinya setelah beberapa minggu saat spons sudah terlihat rusak atau kotor, spons ini terus dipakai hingga robek atau terlihat sudah dipenuhi kotoran. Hal ini disebabkan oleh adanya anggapan bahwa sabun yang dipakai untuk mencuci piring sudah cukup untuk membersihkan peralatan makan dan memasak sekaligus membunuh berbagai macam bakteri.

Pakar kesehatan Charles Gerba dari Mel and Enid Zuckerman Arizona University, Amerika Serikat menyebut spons cuci piring sebagai salah satu sarang bakteri. Dia bahkan menyebut bakteri di dalam spons cuci piring seperti salmonella bisa saja memiliki jumlah lebih tinggi dari bakteri yang ada di toilet!

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya pada tahun 2000 silam dengan menggunakan 100 spons cuci piring yang didapatkan dari berbagai tempat di Amerika Serikat, dihasilkan fakta bahwa 15 persen dari spons tersebut memiliki bakteri salmonella dan kandungan yang ada di dalam tinja manusia!

Penelitian lain yang dilakukan Gerba pada 2017 silam juga membuktikan bahwa spons cuci piring tinggi kandungan pathogen yang bisa menyebabkan kontaminasi silang, baik itu dari peralatan masak ke peralatan makan dan sebaliknya. Jika sampai kita makan dengan menggunakan peralatan yang sudah dipenuhi dengan bakteri penyebab penyakit, maka risiko untuk terkena diare tentu akan meningkat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut spons bisa menjadi tempat berkumpul dan berkembang biak bakteri karena kondisinya yang selalu cenderung lembap. Mengingat setiap tahunnya ada 380 orang kehilangan nyawa di AS akibat infeksi bakteri salmonella, kita pun sangat disarankan untuk selalu mengganti spons cuci piring setiap satu atau dua minggu sekali.

Berbagai Penyebab Diare

Selain spons cuci piring, pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan datangnya diare.

Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Konsumsi Makanan Tertentu

Penyebab paling umum masalah diare adalah konsumsi beberapa jenis makanan yang kurang higienis, baik itu dalam hal cara memasak yang tidak tepat atau cara penyajian yang tidak benar. Hal ini membuat makanan terpapar bakteri yang bisa menyebabkan diare.

Hanya saja, dalam beberapa kasus konsumsi makanan yang sangat pedas, minuman seperti kopi dan alkohol juga bisa menyebabkan datangnya diare.

  1. Keracunan Makanan

Beberapa jenis makanan masih memiliki bakteri seperti e-coli, salmonella, rotavirus, dan berbagai makanan lain yang bisa menyebabkan keracunan makanan dengan gejala diare dan masalah pencernaan lainnya..

  1. Mengalami Kolitis Ulseratif

Kolitis ulseratif adalah peradangan yang bisa memicu luka pada saluran pencernaan. Dampak dari hal ini tak hanya akan menyebabkan diare parah, bisa jadi akan memicu gangguan pencernaan lain layaknya kram perut, nyeri pada dubur, tubuh lelah, dan demam tinggi.

  1. Mengalami Sindrom Iritasi Usus

Sindrom iritasi usus biasanya menyerang bagian usus besar dengan gejala perut kembung, diare, sakit perut, hingga kotoran yang berlendir.

  1. Gangguan Pankreas

Jika pankreas mengalami masalah pankreatitis kronis, maka fungsinya akan menurun dan akhirnya menyebabkan gejala seperti diare parah. Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko diabetes.

 

Sumber:

  1. Spataro, Joanne. 2019. Your Nasty Old Kitchen Sponge Could Give You Diarrhea. vice.com/en_us/article/bj7xd8/your-nasty-old-kitchen-sponge-could-give-you-diarrhea. (Diakses pada 20 Januari 2020).