DokterSehat.Com– Soda diet terlanjur dianggap sebagai versi sehat dari minuman bersoda. Padahal, sebagaimana kita ketahui, minuman bersoda seperti kola bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika terlalu sering untuk dikonsumsi.

Doktersehat-soda-diet

Sebagai contoh, jika kita meminumnya setiap hari, maka risiko untuk terkena diabetes dan masalah berat badan bisa meningkat. Hanya saja, soda diet diklaim tidak akan menyebabkan berbagai efek samping tersebut meski sering untuk dikonsumsi.

Soda diet diklaim memiliki kandungan kalori yang rendah. Padahal minuman ini juga memiliki pemanis buatan demi membuat rasanya tetap nikmat untuk dikonsumsi. Yang menjadi masalah adalah, pemanis buatan ini bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh.

Meski diklaim rendah gula dan kalori, dalam realitanya soda diet juga memiliki kandungan kalori karena adanya rasa yang manis. Saat kita mengonsumsi minuman yang sudah dikenal di pasaran sejak tahun 1960-an ini, maka otak akan segera memberikan sinyal ke pankreas untuk segera memproduksi insulin. Adanya hormon insulin inilah yang bisa membantu mengubah gula atau kalori dari makanan dan minuman manis, termasuk soda, menjadi sumber energi.

Pemanis buatan yang ada di dalam diet soda tetap saja dianggap sebagai gula biasa sehingga setelah diminum akan memicu reaksi pada otak. Sayangnya, tatkala pankreas sudah memproduksi insulin, hormon ini keluar namun tidak bisa bekerja dan memproduksi apapun.

Kondisi ini pada akhirnya bisa memicu sindrom metabolik yang berimbas pada meningkatnya risiko terkena tekanan darah tinggi, kenaikan kadar gula darah, dan kenaikan berat badan. Jika hal ini dibiarkan, maka risiko untuk terkena diabetes, stroke, dan penyakit jantung juga meningkat.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan dalam rentang waktu 1979-1988, disebutkan bahwa mereka yang hobi mengonsumsi soda diet cenderung memiliki risiko tinggi terkena stroke dan demensia.

Tanpa kita sadari, karena menganggap minuman ini lebih aman bagi kesehatan, kita cenderung meminumnya dengan sembarangan dan akhirnya bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak lagi mengonsumsi soda diet yang kurang sehat.