Terbit: 24 Januari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Viagra adalah obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Obat ini memiliki kandungan sildenafil, yang juga dijual dengan beberapa merek lainnya. Berikut adalah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang obat ini.

Sildenafil (Viagra): Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Sidenafil

Nama Obat Sildenafil
Kandungan Obat Sildenafil Citrate 100 mg
Kelas Obat Obat penghambat PDE5
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi disfungsi ereksi dan hipertensi arteri paru-paru (hipertensi pulmonal)
Kontraindikasi Hipersensitivitas
Sediaan Obat Tablet salut selaput
Harga Obat Rp33.000 – Rp137.000

Apa Itu Sildenafil?

Sildenafil atau yang sering disebut sebagai viagra adalah obat yang digunakan untuk mengobati impotensi atau disfungsi ereksi pada pria. Merek lain dari obat sildenafil adalah revatio. Revatio juga digunakan untuk mengobati hipertensi arteri paru (PAH) dan meningkatkan kapasitas olahraga pada pria dan wanita.

Viagra adalah obat yang dapat meningkatkan aliran darah ke penis selama stimulasi seksual. Peningkatan aliran darah ini dapat menyebabkan ereksi. Obat ini dapat melemaskan otot-otot pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area tertentu dalam tubuh.

Perlu diingat, jangan minum viagra saat mengonsumsi revatio, kecuali jika dokter Anda yang menyarankannya.

Sediaan Sildenafil

Sildenafil adalah obat resep yang tersedia dalam bentuk tablet 25 mg, tablet 50 mg, dan tablet 75 mg, dan suspensi (cair). Obat ini juga tersedia dalam bentuk intravena (IV), yang hanya diberikan oleh dokter.

Tablet sildenafil tersedia sebagai obat bermerek viagra dan revatio. Obat ini juga tersedia sebagai obat generik. Obat generik biasanya harganya lebih murah daripada versi bermerek.

Manfaat Sildenafil

Seperti yang telah disebutkan di atas, manfaat sildenafil adalah untuk mengatasi impotensi dan mengurangi tekanan di pembuluh darah arteri paru-paru ketika terjadi peningkatan tekanan darah atau yang lebih dikenal dengan hipertensi pulmonal.

Sildenafil juga dapat menghambat enzim phosphodiesterase-5 (PDE5), sehingga dapat membuat otot polos di pembuluh darah penis dan paru-paru menjadi kendur, serta dapat meningkatkan aliran darah ke penis hingga menjadi ereksi.

Dosis Sildenafil

Sildenafil hanya digunakan untuk orang dewasa yang mengalami keluhan impotensi. Dosis sildenafil yang disarankan di antaranya:

1. Dosis Dewasa untuk Disfungsi Ereksi

  • Dosis awal: Tablet 50 mg sekali sehari (sesuai kebutuhan), konsumsi 1 jam sebelum aktivitas seksual.
  • Dosis untuk pemeliharaan: Tablet 25 hingga 100 mg sekali sehari (sesuai kebutuhan), 1 jam sebelum aktivitas seksual.

2. Dosis Dewasa untuk Hipertensi Paru

Revatio

Oral:

  • Dosis awal: Tablet 5 mg atau 20 mg tiga kali sehari, jeda waktu 4 hingga 6 jam.
  • Dosis maksimum: Tablet 20 mg tiga kali sehari.

Injeksi:

  • Dosis awal: 2,5 mg atau 10 mg bolus IV tiga kali sehari.

Petunjuk Penggunaan Sildenafil

Penggunaan obat untuk mengatasi impotensi, tidak dikonsumsi rutin setiap hari. Obat ini akan lebih efektif jika Anda mengonsumsinya satu jam sebelum melakukan hubungan seksual. Beda halnya jika Anda adalah pengidap penyakit hipertensi pulmonal. Maka obat ini harus rutin diminum sesuai dengan jadwal waktu dan dosis yang disarankan oleh dokter.

Perlu diperhatikan, sildenafil hanya dapat dikonsumsi oleh pria berusia 18 tahun ke atas, dan tidak untuk wanita atau anak-anak. Sementara sildenafil untuk hipertensi pulmonal (revatio) dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak berusia 1 tahun ke atas.

Baca Juga: 11 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas!

Petunjuk Penyimpanan Obat

Sama halnya dengan obat lainnya, obat ini harus disimpan dengan benar untuk mempertahankan kegunaan obat. Berikut petunjuk penyimpanan sildenafil yang harus diperhatikan:

  • Simpan tablet sildenafil pada suhu kamar antara 59° F dan 86° F (15° C dan 30° C).
  • Jauhkan tablet sildenafil dari cahaya matahari langsung.
  • Jangan menyimpan obat ini di tempat yang basah dan lembap, seperti kamar mandi.

Apa Efek Samping Viagra?

Seperti obat lainnya, sildenafil juga dapat menyebabkan efek samping pada beberapa orang. Tetapi, kebanyakan orang tidak memiliki efek samping atau mungkin hanya sedikit.

Efek Samping yang Umum

Efek samping viagra secara umum terjadi pada 1 orang lebih dalam 100 orang. Konsultasikan ke dokter atau apoteker jika efek samping berikut ini mengganggu atau tidak kunjung hilang:

  • Sakit kepala
  • Merasa sakit
  • Merasa panas atau berkeringat di wajah
  • Gangguan pencernaan
  • Penglihatan kabur
  • Hidung tersumbat
  • Pusing

Efek Samping yang Serius

Efek samping viagra yang serius jarang terjadi dan terjadi pada kurang dari 1 dalam 1.000 orang. Berhenti minum sildenafil dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri dada. Jika ini terjadi selama atau setelah berhubungan seks, segera ke posisi setengah duduk dan cobalah untuk rileks.
  • Ereksi yang berkepanjangan dan terkadang menyakitkan. Jika mengalami ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam, segera hubungi dokter.
  • Pandangan kabur atau kehilangan penglihatan
  • Reaksi kulit yang serius. Gejalanya termasuk demam, pengelupasan dan pembengkakan kulit yang parah, lepuh pada mulut, alat kelamin dan sekitar mata.
  • Mengalami kejang-kejang.

Ini bukan daftar lengkap efek samping viagra dan kondisi yang lainnya mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis tentang efek samping. Jika mengalami efek samping yang cenderung parah, carilah bantuan medis darurat. Juga, gunakan obat sildenafil ini sesuai dengan petunjuk dokter. Baca aturan pemakaian yang tertera di kemasan obat dan jangan mengonsumsi obat dalam jangka panjang tanpa mendapatkan pengawasan dokter.

Interaksi Sildenafil

Sildenafil dapat berinteraksi dengan obat lain, vitamin, atau herbal yang mungkin Anda gunakan. Interaksi obat adalah ketika suatu zat mengubah cara kerja obat. Ini bisa berbahaya atau menghambat obat bekerja dengan baik.

Untuk membantu menghindari interaksi obat, dokter harus meresepkan semua obat Anda dengan hati-hati. Pastikan untuk memberi tahu dokter tentang semua obat, vitamin, atau herbal yang sedang Anda konsumsi.

Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mencari tahu bagaimana obat ini dapat berinteraksi dengan obat lainnya yang Anda gunakan.

Harga Viagra (Sildenafil)

Sildenafil bisa didapatkan di berbagai apotek dan toko obat baik secara online maupun offline. Harga viagra di setiap toko obat dan apotek beragam. Umumnya sildenafil dijual dengan kisaran harga antara Rp30.000 hingga Rp137.000 per tabletnya.

_

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang obat sildenafil, Anda dapat membaca informasi obat ini pada halaman selanjutnya.

 

Obat Sildenafil (Viagra) – Halaman Selanjutnya :   1 2 3 4

 

  1. Anonim. Sildenafil Side Effects. https://www.drugs.com/sfx/sildenafil-side-effects.html. (Diakses 24 Januari 2020).
  2. Anonim. Sildenafil Tablet. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-7418/sildenafil-oral/details. (Diakses 24 Januari 2020).
  3. Anonim. Sildenafil (including Viagra). https://www.nhs.uk/medicines/sildenafil-viagra/. (Diakses 24 Januari 2020).
  4. Anonim. Sildenafil, Oral Tablet. https://www.healthline.com/health/sildenafil-oral-tablet#important-warnings. (Diakses 24 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi