Terbit: 25 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seorang pria bernama Linus Phillip ditembak mati oleh kepolisian di kawasan Largo, Florida, Amerika Serikat. Pihak kepolisian ingin membuka ponsel dari pria ini dengan menggunakan sidik jarinya. Namun, ponsel ini sama sekali tidak bisa terbuka meskipun berkali-kali polisi menempelkan jari milik Linus.

Sidik Jari Orang yang Baru Meninggal Bisa Berubah?

Photo Source: Flickr/ Alan Levine

Dilansir dari Live Science, informasi di dalam ponsel Linus diharapkan bisa membuka kasus transaksi narkoba yang memang melibatkannya. Sayangnya, karena tak mampu membuka ponselnya, pihak kepolisian pun tidak mendapatkan informasi yang sangat dibutuhkan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Michigan State University dan buku berjudul Handbook of Fingerprint Recognition yang ditulis oleh Springer pada tahun 2009 lalu menghasilkan fakta bahwa sangat sulit untuk membuka ponsel atau berbagai benda lain yang membutuhkan sidik jari milik orang yang sudah meninggal. Hal ini ternyata disebabkan oleh kebanyakan alat pemindai sidik jari yang memakai konduktansi listrik dari tubuh manusia.

Saat kita menempatkan ujung jari kita pada alat pemindai sidik jari, terdapat sensor yang akan menggunakan pola sidik jari sekaligus konduktansi listrik pada tubuh manusia untuk memastikan apakah sidik jari cocok atau tidak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Para ahli masih belum yakin kapan tubuh seseorang yang sudah meninggal mulai kehilangan konduktansi listrik ini. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menghasilkan fakta tersebut dan hal ini tentu akan membutuhkan seseorang yang bisa dipastikan kapan waktu meninggalnya. Sesuatu yang sulit untuk diprediksi.

Tidak semua alat pemindai sidik jari menggunakan konduktansi listrik. Namun, tanpa adanya hal ini, maka pemeriksaan sidik jari tidak akan efektif untuk dilakukan.

Melihat adanya fakta ini, sidik jari orang yang sudah meninggal tidak berubah, melainkan kehilangan konduktansi listriknya sehingga tidak mampu dibaca oleh alat pemindai sidik jari.

Kalau ponsel sobat sehat memakai kunci pengaman sidik jari tidak?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi