Terbit: 1 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Diet rendah lemak tentu membuat orang tertarik saat mendengarnya. Biasanya kita cenderung menganggap lemak sebagai musuh. Sehingga saat mendengar diet rendah lemak banyak orang yang cenderung ingin mencobanya. Namun sebenarnya ada beberapa kondisi yang dianjurkan untuk melakukan diet rendah lemak.

Siapa Saja Yang Perlu Menjalankan Diet Rendah Lemak?

Diet rendah lemak bertujuan untuk memperbaiki profil kadar darah tubuh. Fokus utama diet ini adalah mengurangi kadar lemak pada darah yang biasanya ditunjukkan dengan kondisi dislipidemia. Dislipidemia adalah tidak normalnya kada lemak darah yang ditunjukkan kadar kolesterol total, kolestereol jahat (LDL) dan trigliserida pada darah yang tinggi, serta kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah. Kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada pembuluh darah atau aterosklerosis.

Diet rendah lemak umumnya dilakukan untuk pasien dengan kondisi seperti yang telah disebutkan diatas, namun berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yale University School of Public Health Inggris diet ini juga tepat dipilih untuk mencegah terjadinya resiko penyakit. Sehingga secara umum dapat disimpulan beberapa orang yang perlu menjalankan diet rendah lemak adalah:

  • Penderita dislipdemia
  • Pada penderita dislipidemia, diet rendah lemak dapat diterapkan agar mendukung kadar lemak darah tubuh segera kembali normal.

  • Penderita penyakit akibat dislipidemia
  • Beberapa penderita atau pasien penyakit yang diakibatkan dislipidemia misalnya penyakit jantung, sebaiknya menerapkan diet rendah lemak. Hal ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit.

  • Orang dengan resiko dislipidemia
  • Resiko dislipidemia dapat timbul jika ada faktor-faktor resiko seperti keturunan, pola makan yang keliru, atau pola hidup yang tidak aktif dan sehat. Hal tersebut dapat berpengaruh pada kadar lemak darah tubuh.

Diet rendah lemak merupakan jenis diet yang dilakukan untuk mengatur kadar lemak darah tubuh agar menjadi normal. Penerapan diet ini dapat mencegah dan mendukung proses terapi pengobatan serta menjadi pencegahan terjadinya dislipidemia.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi