Terbit: 29 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Vibrator adalah alat bantu seks yang bisa digunakan oleh wanita untuk memberi rangsangan pada vagina. Getaran yang diberikan oleh vibrator bisa merangsang area klitoris hingga mencapai G-Spot yang memicu munculnya orgasme pada wanita secara cepat.

Sering Memakai Vibrator Bisa Membuat Vagina Mati Rasa, Benarkah?

Nah, memakai vibrator ternyata juga ada aturannya. Kalau wanita menggunakan vibrator secara berlebihan, vagina bisa mengalami gangguan seperti kebas dan  mati rasa. Nah, yang jadi pertanyaan, apakah mati rasa ini permanen?

Efek vibrator pada vagina

Efek yang diberikan oleh vibrator pada vagina adalah sementara saja. Rasa kebas biasanya akan hilang dengan sendirinya perlahan-lahan. Anda tidak perlu takut kalau vagina mengalami gangguan sehingga menurunkan kemampuan seksual wanita secara instan. Satu hari kemudian pasca pemakaian vibrator vagina akan sensitif lagi.

Agar rasa kebas pada vibrator bisa dihindari, wanita disarankan untuk tidak memakainya lebih dari 30 menit. Selain itu kecepatan getar juga jangan pakai yang terlalu tinggi karena bisa saja membuat vagina tidak merasakan nikmat, tapi sakit.

Apakah pakai vibrator berbahaya?

Karena ada efek samping berupa rasa kebas yang dialami oleh vagina, apakah wanita tidak boleh menggunakannya lagi? Jawabannya adalah boleh. Vibrator yang digunakan dengan benar  justru memberikan cukup banyak kelebihan, berikut selengkapnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  • Membantu wanita mendapatkan orgasme dengan mudah. Kalau wanita susah mendapatkan rangsangan, vibrator bisa digunakan oleh pasangan untuk membantu memberikan tambahan rangsangan.
  • Membantu wanita yang baru saja melahirkan dam menopause. Dengan vibrator, mereka bisa mengurangi rasa sakit saat berhubungan badan dengan pasangan nantinya.
  • Bisa meremajakan kulit. Vagina yang kendur atau saat wanita mengalami menopause bisa dilatih dengan alat ini agar dinding vagina kembali kuat dan merangsang cairan pelumas keluar.

Nah, kalau Anda ingin menggunakan vibrator, jangan berlebihan ya. Dengan begitu, vagina tidak akan mati rasa.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi