Terbit: 6 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu lauk yang disukai oleh banyak orang dan bahkan dijadikan oleh-oleh atau hadiah adalah telur asin. Karena rasanya yang enak, telur asin sering dijadikan lauk yang dikonsumsi secara rutin. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa jika kita sering makan telur asin?

Berbahayakah Sering Makan Telur Asin?

Kalpana Bhaskaran yang berasal dari Nutrition Research and Head of Glycemic Index Research Unit yang ada di Temasek Polytechnic’s School of Applied Science menyebutkan bahwa rutin mengonsumsi telur asin ternyata bisa memicu masalah besar bagi kadar kolesterol tubuh. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol di dalam setiap telur asin yang kita konsumsi, yakni sekitar 300-600 mg. Jika kita rutin mengonsumsinya, risiko terkena masalah kolesterol tinggi dan penyakit yang menyertainya seperti penyakit jantung juga meningkat.

Proses pembuatan telur asin yang menggunakan garam juga membuat bahan makanan ini memiliki kandungan natrium yang sangat tinggi. Padahal, WHO sudah menyebutkan bahwa kita sebaiknya membatasi konsumsi garam harian hingga 5 gram saja. Jika lebih dari angka tersebut, maka risiko untuk terkena hipertensi, penyakit jantung, dan stroke akan meningkat dengan signifikan.

Jika sampai kita mengalami masalah tekanan darah tinggi akibat terlalu sering mengonsumsi telur asin, maka kita juga lebih mudah terkena masalah kesehatan lainnya seperti aterosklirosis atau pengerasan pembuluh darah arteri, gagal ginjal, dan gagal jantung.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak sembarangan mengonsumsi telur asin. Batasi konsumsinya hingga beberapa butir saja dalam seminggu demi mencegah masalah kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Kita juga sebaiknya lebih bijak dalam mengonsumsi makanan asin lainnya demi mencegah datangnya penyakit tersebut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi