Terbit: 12 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Rasa lemas yang muncul setelah berhubungan sebenarnya adalah sesuatu yang wajar dan umum terjadi pada hampir semua pasangan, namun pada beberapa kasus, ada pasangan yang mengeluhkan badannya terasa sakit hingga munculnya gangguan-gangguan penyakit. Lantas, apa penyebab lemas setelah berhubungan?

Badan Sering Lemas Usai Bercinta, Ini Penyebabnya

Aktivitas Seksual dan Kaitannya dengan Rasa Lemas

Tidak hanya mampu membangkitkan gairah, aktivitas seksual dapat memberikan rasa menyenangkan secara fisik maupun batin. Tentunya, aktivitas ini akan menguras banyak energi sehingga beberapa pasangan merasakan lemas yang sangat besar seperti habis melakukan aktivitas seharian.

Menurut Dave Zinczenko, penulis buku Men, Love and Sex: The Complete User Guide For Women, penyebab lemas setelah berhubungan biasanya banyak menimpa kaum pria dibanding wanita. Menurutnya, pria akan tidur lebih cepat ketimbang wanita usai berhubungan

Akan tetapi, wanita juga kadang-kadang merasa mengantuk setelah berhubungan seks, namun penyebab lemas setelah berhubungan tampaknya lebih terasa pada pria. Dave mengungkapkan, terdapat beberapa alasan penyebab lemas setelah berhubungan.

Pertama, aktivitas bercinta menuntut seseorang menggerakan tubuhnya pada gerakan yang sama secara berulang-ulang untuk waktu yang lama. Meski aktivitas seksual ini terjadi di tempat tidur, namun aktivitas ini lebih sering terjadi di malam hari, sehingga sangatlah wajar ketika berhubungan usai dilakukan seseorang terasa lebih mengantuk.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kedua, penelitian yang menggunakan positron emission tomography (PET) scan telah menunjukkan bahwa agar seseorang mencapai orgasme, persyaratan utama adalah untuk melepaskan “semua rasa takut dan kecemasan”. Alasan ini menjelaskan penyebab lemas setelah berhubungan.

Selain itu, orgasme sendiri juga memproduksi biokimia tertentu yang bisa memengaruhi kondisi otak seperti norepinefrin, serotonin, oksitosin, vasopresin, nitrat oksida (NO), dan hormon prolaktin. Sebuah penelitian mengungkapkan, pria yang kekurangan hormon prolaktin memiliki waktu pemulihan tenaga yang lebih cepat.

Sementara itu, tingkat prolaktin secara alami lebih tinggi terjadi selama tidur. Hal ini menunjukkan hubungan yang kuat antara prolaktin dan waktu tidur, sehingga kemungkinan pelepasan hormon selama orgasme menyebabkan pria merasa mengantuk.

Selain prolaktin, oksitosin dan vasopressin—dua bahan kimia lain yang dilepaskan selama orgasme, juga dikaitkan dengan tidur. Oksitosin juga dianggap mengurangi tingkat stres yang  dapat memberikan relaksasi dan kantuk.

Saat tubuh memproduksi kedua bahan kimia tersebut, hal lain yang menyertainya adalah melatonin, hormon utama yang mengatur jam tubuh. Pada akhirnya, penyebab lemas setelah berhubungan disebabkan oleh banyak faktor, namun hingga kini belum ada penyebab pasti yang bisa menjelaskan fenomena tersebut.

Selain penyebab lemas setelah berhubungan seperti yang dijelaskan di atas, terdapat beberapa penyebab lain yang bisa menyebabkan hal ini, di antaranya:

  1. Mengonsumsi alkohol

Jika Anda menghabiskan malam atau beberapa hari terakhir dengan mabuk, hal itu bisa memengaruhi gairah seksual Anda. Jadi, jika Anda bertanya-tanya apa penyebab lemas setelah berhubungan sepertinya kebiasaan memimum alkohol berkaitan dengan hal tersebut.

2. Berhubungan lewat tengah malam

Meskipun aktivitas seksual di malam hari (sebelum tidur) adalah kunci istirahat yang baik, namun apabila berhubungan seks dilakukan larut malam sekitar pukul 00.00-01.00 Anda akan terbangun esok paginya dengan perasaan lesu.

Menariknya, seks di pagi hari tidak terlalu melelahkan karena tubuh sudah tidur nyenyak selama beberapa jam sebelumnya. Tubuh manusia dan otak membutuhkan minimal 8 jam tidur nyenyak untuk bangun dengan santai dan segar.

Melakukan hubungan seksual di larut malam membuat energi Anda terkuras habis dan menciptakan kualitas tidur yang kurang baik. Hasilnya, Anda pasti merasa lemas dan menjalani aktivitas sehari-hari kurang bersemangat. Badan lemas ini akan semakin parah apabila sebelumnya Anda mengonsumsi alkohol hingga mabuk.

3. Mengalami anemia

Penyebab lemas setelah berhubungan berikutnya adalah karena seseorang menderita anemia. Perlu Anda ketahui, kekurangan zat besi pada pria adalah kondisi yang sangat langka dan lebih umum terjadi pada wanita.

Jika Anda mengalami kehilangan darah karena suatu alasan tertentu, hal ini secara tidak langsung memengaruhi nafsu seksual Anda. Guna mengatasi badan lemas usai berhubungan, Anda bisa mengonsumsi suplemen tambahan untuk menjaga asupan zat besi tetap stabil. Pada akhirnya hal ini akan meningkatkan energi dan libido Anda.

4. Anda sedang stres

Stres saat melakukan hubungan seksual. Meski terdengar aneh, namun beberapa orang bisa mengalami hal seperti ini. Stres bisa membuat kondisi fisik dan psikologis seseorang terganggu. Hal ini pada gilirannya akan menjadi penyebab lemas setelah berhubungan dan memengaruhi gairah seksual Anda.

Mulailah mendengarkan musik yang menenangkan, temukan beberapa aktivitas rekreasi untuk menghindari jadwal sibuk Anda, atau lakukan joging rutin satu atau dua kali dalam sehari untuk menghilangkan stres.

5. Seberapa sering Anda berhubungan

Meski aktivitas seksual adalah sesuatu yang menyenangkan, Anda perlu mengatur seberapa sering melakukan hubungan seksual, karena hal ini bisa juga menjadi penyebab lemas setelah berhubungan. Namun angka pasti berapa banyak frekuensi bercinta masing-masing orang berbeda.

Sementara itu, apabila kondisi tubuh Anda tidak dalam kondisi fit atau usai melakukan aktivitas yang cukup berat, hal ini juga bisa menurunkan daya tahan tubuh dan menimbulkan keluhan seperti meriang.

Nah, itulah beberapa penyebab lemas setelah berhubungan yang harus Anda pahami. Meski begitu, perlu Anda ketahui juga bahwa aktivitas seksual tergolong aktivitas yang berat karena menghabiskan beberapa ratus kalori tergantung dari berapa lama Anda melakukan hubungan intim.

Oleh karena itu, banyak orang yang mengalami kelelahan serta membutuhkan waktu untuk beristirahat terlebih dahulu. Apabila Anda merasa lemas setelah berhubungan dan kondisi ini berlanjut hingga beberapa hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi