DokterSehat.Com– Sepeda adalah alat transportasi roda dua yang masih banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Memang, jumlah penggunanya tidak sebanyak sepeda motor, namun banyak generasi muda yang ingin lebih sehat dan lebih aktif yang memilih untuk menggunakan sepeda kayuh ke berbagai tempat, termasuk ke tempat kerja. Menariknya, penelitian terbaru menghasilkan fakta bahwa sepeda adalah alat transportasi yang paling membahagiakan. Kok bisa?

sepeda-doktersehat

Manfaat Sepeda bagi Kesehatan Mental

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Eric Morris dan rekan-rekannya dari Clemson University menemukan kaitan antara suasana hati dan kecenderungan untuk terkena stres dengan alat transportasi yang digunakan. Hasil dari penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Transportation menunjukkan bahwa orang-orang yang rajin bersepeda cenderung paling bahagia dibandingkan dengan pengguna alat transportasi lainnya.

Penelitian ini memakai data yang berasal dari American Time Use Survey. Para peneliti kemudian mengecek kondisi suasana hati para partisipan yang memakai alat transportasi yang berbeda-beda. Hasilnya adalah, mereka yang sering memakai sepeda adalah yang paling bahagia.

Morris menyebut para pengguna sepeda cenderung sangat bersemangat saat melakukannya. Antusiasme ini tidak dirasakan oleh pengguna alat transortasi lainnya. Mereka juga cenderung memiliki fisik yang jauh lebih sehat dan awet muda.

Alat transportasi lain yang memberikan kebahagiaan setelah sepeda adalah mobl pribadi. Sementara itu, pengguna alat transportasi umum seperti bus dan kereta yang paling memberikan efek kurang baik bagi suasana hati. Hal ini sepertinya disebabkan oleh banyaknya pengguna alat transportasi massal yang bisa saja mengalami sensasi tidak nyaman atau kekhawatiran tersendiri.

Penelitian lain yang dilakukan di Auckland University, Selandia Baru menghasilkan fakta bahwa pengguna sepeda cenderung jarang terkena kemacetan lalu lintas. Meski lalu lintas sedang sangat padat, ukuran sepeda yang cenderung ramping membuat mereka tidak begitu kesulitan menembusnya.

Penelitian terakhir juga membuktikan bahwa pengguna sepeda cenderung memiliki hormon serotonin dan dopamine di dalam otak dalam jumlah yang tinggi. Sebagai informasi, hormon ini bisa membuat kita lebih bahagia. Jika kita bersepeda di tempat dengan pemandangan yang menarik atau alamiah, manfaatnya bagi kesehatan mental jauh lebih baik.

Manfaat Rajin Bersepeda bagi Kesehatan

Pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika rajin bersepeda.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

  1. Bisa Membantu Mengendalikan Berat Badan

Bersepeda bisa membantu membakar kalori dan tumpukan lemak di dalam tubuh dengan efektif. Semakin jauh kita bersepeda atau semakin berat medan yang kita lalui, semakin besar efek pembakaran kalori ini. Hal ini tentu akan membantu mengendalikan atau menurunkan berat badan.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Bersepeda akan memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot jantung dan paru-paru, hingga membuat risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke dengan efektif.

  1. Bisa Menurunkan Risiko Kanker

Sebenarnya, hanya dengan rutin bersepeda kita tidak akan bisa langsung menurunkan risiko terkena kanker, namun jika kita rutin melakukannya dan menerapkan gaya hidup lebih sehat seperti dengan memperhatikan apa yang kita konsumsi setiap hari, maka risiko kanker seperti kanker kolorektal serta kanker paru bisa diturunkan dengan signifikan.

  1. Mencegah Diabetes

Rajin berolahraga akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh, mengendalikan kadar gula darah, dan mencegah datangnya diabetes.

  1. Menurunkan Stres

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, rutin bersepeda bisa meningkatkan hormon dopamine di dalam otak yang akan membuat kita lebih bahagia dan menurunkan risiko stres atau gangguan mental layaknya depresi.

 

Sumber:

  1. 2019. Mode of transportation affects how we feel, study finds. sciencedaily.com/releases/2014/05/140529142358.htm. (Diakses pada 7 November 2019).