Jangan Makan Semangka Sebelum Tidur

buah-semangka-doktersehat
Photo Source: Flickr/Jeff Potter

DokterSehat.Com– Semangka dikenal luas sebagai buah yang bisa memberikan sensasi segar, khususnya jika dikonsumsi saat suhu udara sedang cukup panas. Kebanyakan orang mengonsumsinya di siang hari saat udara terasa cukup menyengat, namun semangka juga tetap nikmat untuk dikonsumsi di malam hari. Kandungan airnya yang banyak dan rasa manis yang kuat bisa membuat kita mencegah dehidrasi di waktu malam.

Berbahayakah makan semangka di malam hari?

Sebenarnya, mengonsumsi semangka di malam hari boleh-boleh saja untuk dilakukan, hanya saja ada baiknya kita tidak meminumnya di dekat waktu tidur. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan mengalami efek samping bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa dampak yang bisa dirasakan jika kita makan semangka terlalu dekat dengan waktu tidur.

  1. Perut kembung

Pakar kesehatan menyebut makan semangka di malam hari tidak akan menyebabkan dampak kesehatan yang serius. Hanya saja, kita mungkin akan mengalami sensasi tidak nyaman, khususnya pada perut yang mengalami sensasi kembung atau begah.

Banyak orang yang makan semangka setelah makan malam karena di waktu inilah kita bisa lebih santai dan tidak diburu waktu sehingga bisa makan buah. Sayangnya, makan buah sebenarnya akan jauh lebih baik dilakukan saat perut masih kosong, bukannya setelah makan. Banyaknya serat yang dikonsumsi dari makanan yang dikonsumsi saat makan malam dan dari buah akan membuat sensasi perut kembung atau begah.

  1. Sakit perut

Selain perut kembung atau begah, sebagian orang ternyata juga mengalami sensasi sakit perut akibat mengonsumsi semangka di malam hari, tepatnya di dekat waktu tidur. Tingginya kandungan vitamin C yang disediakan oleh semangka jika dikonsumsi dengan berlebihan ternyata juga bisa membuat kita mengalami efek samping seperti diare atau nyeri perut. Kandungan lycopene yang cukup tinggi dari semangka juga bisa membuat kita bolak-balik ke toilet di malam hari. Kondisi ini tentu akan membuat kita tidak bisa tidur dengan nyenyak, bukan?

  1. Sering buang air kecil

Sekitar 90 persen dari kandungan semangka adalah air. Hal ini berarti, kita sebenarnya mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup banyak saat makan semangka. Masalahnya adalah jika kita memakannya terlalu dekat dengan waktu tidur, maka ginjal akan langsung memproses cairan ini dan tubuh pun berusaha untuk mengeluarkannya dengan sering buang air kecil. Hal ini akan membuat kita sering pergi ke toilet dan akhirnya menurunkan kualitas tidur kita.

Makanan lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum tidur

Selain buah semangka, terdapat beberapa jenis makanan yang ternyata juga sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum tidur karena bisa menyebabkan beberapa efek samping atau gejala yang kurang menyenangkan bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya kita hindari di malam hari

  1. Es krim

Sebagaimana semangka, es krim bisa memberikan sensasi segar jika dikonsumsi, termasuk di malam hari. Banyak orang yang menjadikan es krim sebagai makanan penutup saat makan malam. Padahal, es krim termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan lemak atau gula.

Pakar kesehatan menyebut kandungan lemak di dalam es krim tergolong sulit untuk dicerna oleh perut. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsinya, sistem pencernaan tidak bisa beristirahat dan harus terus bekerja keras saat tidur. Hal ini akan menimbulkan sensasi tidak nyaman yang akhirnya mempengaruhi kualitas tidur kita. Selain itu, dengan mengonsumsi lemak dan gula dengan berlebihan di malam hari, maka kita pun akan lebih rentan terkena kenaikan berat badan.

  1. Makanan pedas

Makanan pedas yang bersifat panas bisa mempengaruhi saluran pencernaan. Kita akan lebih rentan terkena kenaikan asam lambung yang tentu akan membuat kita sulit untuk tidur dengan nyenyak.

  1. Seledri

Meski tergolong sebagai sayuran yang sehat, mengonsumsi seledri sebelum tidur ternyata bisa membuat kita lebih sering terbangun karena buang air kecil.