Cara Menikmati Seks Pasca Perawatan Kanker Payudara

seks-pasca-perawatan-kanker-payudara-doktersehat

DokterSehat.Com – Setelah mendapatkan perawatan kanker payudara, kehidupan wanita akan berubah cukup drastis. Pertama, ada beberapa bagian dari tubuhnya yang terpaksa diangkat agar kanker tidak menyebar ke mana-mana. Selain itu, terapi yang dilakukan juga akan memengaruhi hormon pada tubuh sehingga seks kemungkinan akan terganggu.

Dengan perubahan yang cukup besar ini, wanita membutuhkan dorongan yang besar dari pasangan. Tanpa semangat yang terus diberikan, kemungkinan besar wanita akan mengalami drop. Bahkan mereka merasa seperti tidak memiliki kehidupan lagi karena semua terasa hancur.

Kalau Anda memiliki pasangan yang berjuang dengan kanker payudara dan ingin tetap mereka merasakan kehidupan seperti biasa, perlakukan dengan baik. Semisal ingin melakukan seks, coba perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Efek kanker pada intimasi pasangan

Pengobatan kanker payudara yang dialami oleh wanita mau tidak mau akan menyebabkan perubahan pada tubuh. Perubahan ini muncul akibat obat atau zat kimia yang digunakan untuk terapi. Wanita akan mengalami bentuk tubuh, apalagi kalau ada pengangkatan payudara.

Intimasi akan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunan ini akan membuat wanita merasa enggan melakukan seks. Pertama, mereka merasa tidak mampu menikmatinya dengan sempurna. Selain itu, wanita juga merasa tidak bisa memuaskan pasangannya.

Saat melakukan seks, beberapa gangguan di bawah ini juga akan terjadi:

  • Rasa sakit saat pria melakukan penetrasi. Rasa sakit ini muncul karena wanita tidak bisa menghasilkan pelumas alami dengan rangsangan yang diberikan. Agar seks tidak terasa sakit, gunakan pelumas tambahan yang banyak.
  • Area payudara yang masih belum diangkat atau bisa dipertahankan akan mengalami rasa nyeri dan terlalu sensitif. Wanita tidak akan nyaman saat area itu disentuh oleh pasangannya.
  • Adanya perubahan tekstur dan warna pada payudara membuat rasa nyeri dan panas sering terjadi. Pria tidak bisa menyentuh area itu padahal payudara adalah salah satu titik rangsang yang sangat pentung.
  • Vagina akan sering mengalami iritasi dan infeksi berkali-kali. Saat seks dilakukan, kemungkinan muncul sensasi panas hingga perdarahan akan besar.
  • Beberapa bagian tubuh akan terasa sakit sehingga malas melakukan seks.

Menyembuhkan gangguan psikis

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau masalah perawatan kanker payudara juga memengaruhi faktor kejiwaan atau psikis pada wanita. Hal-hal di bawah ini akan muncul dan harus menjadi perhatian utama dari pasangan.

  • Perubahan pada payudara wanita yang membuat mereka tidak percaya diri dengan kondisinya. Pria harus bisa memaklumi ini dan mengatakan bisa menerima apa adanya.
  • Merasa tidak sempurna dan tidak cantik lagi.
  • Depresi yang membuat semua aspek kehidupan mulai dari sosial hingga seksual mengalami penurunan.

Mencoba melakukan seks dengan benar

Sebelum pasangan kembali melakukan seks seperti biasanya, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pasangan. Pertama adalah menyiapkan mental. Kedua adalah menyiapkan fisik yang pria. Setelah dua hal itu dilakukan, coba perlahan-lahan praktikkan poin di bawah ini.

  • Mendekatkan diri dengan pasangan, tidak harus langsung melakukan seks secara vaginal.
  • Bisa melakukan seks teknik karezza. Seks ini hanya dilakukan dengan melakukan rangsangan saja tanpa ada penetrasi. Orgasme juga bukan inti dari aktivitas ini.
  • Pilih posisi seks yang sesuai dan tidak menyebabkan sakit.
  • Lakukan semua aktivitas seks dengan kesadaran bersama.
  • Tujuan seks bukanlah untuk kepuasan, tapi lebih mendekatkan diri dan menerima kekurangan masing-masing. Dengan melakukan ini, kehidupan pasca perawatan kanker bisa berjalan seperti semula.

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan agar bisa menikmati seks lagi pasca melakukan perawatan kanker payudara.