Terbit: 3 Oktober 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Setelah menikah, seks bukanlah sekadar aktivitas fisik untuk mendapatkan kenikmatan saja. Seks juga bermanfaat untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Itulah kenapa seks disarankan untuk tetap dilakukan paling tidak seminggu sekali.

Frekuensi Berhubungan Seks dalam Seminggu, Boleh Berapa Kali?

Menjaga Frekuensi Seks Setiap Minggu

Dengan menjaga frekuensi ini pasangan akan memiliki waktu intim untuk mendekatkan diri satu dengan yang lain. Hal ini kerap sekali luput dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah selama bertahun-tahun. Alasannya sederhana saja, mereka sudah sangat sibuk dalam hal pekerjaan rumah dan kantor.

Alih-alih melakukan seks dengan pasangan dengan intens. Begitu sampai rumah saat sore hari saja sudah sangat lelah. Apalagi harus melakukan seks yang sangat melelahkan. Oleh karena itu beberapa orang lebih memilih untuk tidak melakukannya sama sekali atau melakukannya untuk sekadar formalitas saja.

Misal melakukan seks sebanyak sekali dalam seminggu. Dengan melakukan itu kebutuhan dari pasangan bisa dipenuhi. Namun, untuk kepuasannya belum tentu. Apalagi kalau pasangan sama-sama sibuk bekerja sehingga seks menjadi tidak penting lagi seperti saat mereka baru saja menikah.

Sedikit berkebalikan dengan beberapa pasangan sibuk, beberapa pasangan justru melakukan seks lebih intens setiap minggu. Meski mereka sudah memiliki anak, seks tetap bisa dilakukan dengan sangat hebat. Bahkan. dalam satu minggu pasangan bisa melakukan seks lebih dari sekali.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, bolehkan melakukan seks lebih dari satu kali dalam satu minggu? Kalau boleh, apa kelebihan yang akan didapatkan oleh pasangan kalau melakukannya lebih dari sekali?

Penelitian tentang Seks dan Kebahagiaan Pasangan

Penelitian tentang efek seks untuk keharmonisan keluarga dilakukan Departemen Psikologi University of Toronto Mississauga, Kanada. Dari penelitian yang mengambil sampel sekitar 25.000 responden ini menemukan fakta kalau seks sekali seminggu membuat pasangan lebih bahagia. Seks sekali seminggu membuat pasangan lebih dekat satu dengan yang lain.

Lantas bagaimana dengan yang melakukan seks kurang dari 4 kali dalam sebulan? Mungkin pasangan masih bisa hidup dengan rukun, tapi pada fase tertentu kedekatannya terus merenggang. Sementara itu, pasangan yang melakukan seks seminggu lebih dari sekali mendapatkan efek yang sama.

Dari penelitian ini bisa dibuat satu kesimpulan kalau seks minimal harus dilakukan seminggu sebanyak satu kali. Lebih dari itu tidak masalah asal masih bisa dijalankan dengan intens dan dinikmati bersama-sama.

Kalau pria atau wanita menginginkan seks lebih dari sekali dalam seminggu tidak akan jadi masalah selama dilakukan bersama-sama dan keduanya memang senang. Kalau ada salah satu orang merasa tidak nyaman dengan hal itu, seks tidak akan bisa berjalan dengan lancar.

Kriteria Seks yang Sehat

Meski seks lebih dari satu kali sehari memiliki efek yang sama, Anda tidak boleh melakukannya secara sembrono. Kalau ingin melakukan seks lebih dari sekali dengan lebih sehat, pertimbangkan beberapa kriteria di bawah ini.

  1. Energi yang Dimiliki Besar

Melakukan seks bukan masalah melakukan penetrasi lalu semuanya selesai. Seks harus dilakukan dengan energi yang cukup. Kalau energi yang dimiliki kecil, beberapa gaya seks tidak akan bisa dilakukan. Selain itu, kemungkinan pria mudah ejakulasi juga semakin tinggi.

Usahakan untuk memiliki energi yang cukup untuk melakukan seks. Jangan memaksakan diri untuk melakukan seks, apalagi kalau sedang sakit. Tunggu sampai sembuh agar tubuh tidak terlalu lelah. Jangan memaksakan diri melakukan seks kalau memang tubuh tidak memiliki energi sama sekali.

  1. Frekuensi yang Sesuai dengan Tujuan Bersama

Seks bisa dilakukan dengan benar asal frekuensinya tepat. Melakukan seks lebih dari sekali dalam seminggu tidak masalah, tapi kalau sampai setiap hari akan membuat Anda dan pasangan terlalu lelah.

Kalau seks dilakukan untuk tujuan prokreasi atau program kehamilan, jangan dilakukan setiap hari. Pilih waktu yang tepat mulai dari 1-2 hari sebelum ovulasi terjadi. Selanjutnya seks harus dilakukan setiap 2-3 hari sekali agar jumlah spermanya sudah banyak.

Intinya sebelum melakukan seks, pikirkan dahulu aktivitas ini tujuannya untuk apa. Apakah untuk bersenang-senang atau untuk mendapatkan keturunan.

  1. Kesehatan Seksual Pasangan

Perhatikan kesehatan kemaluan setiap akan melakukan seks. Pastikan tidak ada penyakit sehingga aktivitas ini berjalan lancar. Selanjutnya beri istirahat pada kemaluan. Seks berlebihan bisa menyebabkan vagina sakit dan penis nyeri.

  1. Dilakukan secara Sukarela

Lakukan seks dengan pasangan tanpa paksaan. Artinya asal Anda dan pasangan setuju melakukannya lebih dari sekali dalam seminggu, lakukan asal tiga kriteria sebelumnya tetap diperhatikan.

Manfaat Seks Setelah Menikah

Selain memberikan kedekatan secara emosional, seks yang dilakukan secara rutin juga memberikan manfaat di bawah ini.

  • Menurunkan peluang pria alami kanker prostat.
  • Menurunkan tekanan akibat pekerjaan. Melakukan seks akan membuat Anda dan pasangan jadi lebih relaks.
  • Membakar kalori di tubuh meski tidak bisa seintens olahraga.
  • Meningkatkan daya tahan sehingga pasangan tidak mudah sakit.

Dari ulasan di atas kita bisa membuat kesimpulan kalau seks lebih dari sekali dalam seminggu boleh dilakukan. Namun, perhatikan frekuensinya agar tidak berlebihan dan menyebabkan masalah pada kemaluan.

 

 

Sumber:

  1. Renn, Harriet. 2018. We Ask Couples: How Many Times Did You Have Sex This Week?. https://www.vice.com/en_uk/article/zmggny/we-ask-couples-how-many-times-did-you-have-sex-this-week. (Diakses pada 17 September 2019).
  2. Montgomery, Heather. 2018. How Often Do ‘Normal’ Couples Have Sex?. https://www.healthline.com/health/baby/how-often-do-normal-couples-have-sex. (Diakses pada 17 September 2019).
  3. Mintz, Laurie. 2012. How Many Times a Week Is It Healthy to Have Sex?. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/stress-and-sex/201208/how-many-times-week-is-it-healthy-have-sex. (Diakses pada 17 September 2019).
  4. Mateo, Ashley. 2019. This Is How Often Most Couples Have Sex, According to Science. https://www.health.com/sex/how-often-couples-have-sex. (Diakses pada 17 September 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi