Benarkah Rutin Bercinta Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara?

doktersehat bercinta turunkan risiko kanker payudara

DokterSehat.Com – Selama ini banyak kabar berseliweran kalau melakukan seks secara rutin bisa menurunkan risiko terjadinya kanker payudara baik pada pria atau wanita. Dari kabar ini banyak pasangan mempercayainya dan melakukan seks dengan lebih banyak dan juga intens setiap minggunya.

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, benarkah seks bisa menurunkan risiko terjadinya kanker payudara? Kalau memang benar, apa yang menyebabkan risiko itu menurun dengan drastis sehingga pasangan bisa jadi lebih sehat dan seks bisa berjalan dengan lebih hebat?

Menurut ulasan yang dilansir oleh Healthline. Seks bisa menyebabkan penurunan risiko kanker payudara baik pada pria atau wanita. Penurunan ini bisa terjadi karena  beberapa hal di bawah ini.

  1. Menghasilkan hormon bahagia

Saat melakukan seks dan akhirnya mendapatkan orgasme, pria dan wanita akan menghasilkan hormon yang menyebabkan perasaan bahagia. Hormon oksitosin tersebut akan memberikan rasa tenang dalam jangka waktu lama. Selain itu ada juga hormon lain bernama DHEA yang kurang lebih berfungsi sama untuk tubuh.

Dua hormon yang dihasilkan saat seks tersebut ternyata bisa menyebabkan penurunan risiko kanker payudara. Sel karsinogenik yang ada pada payudara bisa menurun cukup signifikan pada pria dan wanita kalau mau melakukan secara rutin.

Pria atau wanita yang jarang sekali melakukan seks, kemungkinan terjadi kanker payudara semakin besar. Oleh karena itu, pasangan disarankan untuk bercinta minimal 1 kali setiap minggunya.

  1. Menurunkan insulin dan estrogen

Pada wanita, salah satu pemicu terbesar munculnya kanker payudara adalah tingginya insulin dan estrogen. Kalau kadar dua zat itu tidak turun, sel karsinogenik pada wanita akan berkembang dengan lebih cepat sehingga kemungkinan terjadi kanker semakin besar.

Agar insulin dan estrogen di dalam tubuh bisa ditekan dan tidak memicu terjadinya gangguan pada payudara, seks sangat disarankan. Setelah melakukan seks yang cukup intens, insulin dan estrogen jadi anjlok ke posisi normal. Penurunan juga bisa dilakukan dengan melakukan olahraga.

Seks dan olahraga hampir sama karena menyebabkan tubuh bergerak dan akhirnya berkeringat.  Meski kalori saat seks tidak sebanyak olahraga, aktivitas ini cukup membantu untuk menurunkan estrogen dan insulin dengan baik.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Melakukan seks secara rutin minimal 1 kali dalam satu minggu bisa meningkatkan kekebalan tubuh hingga 30 persen. Penelitian tentang peningkatan ini dilakukan oleh Wikes University terhadap beberapa orang.

Dari hasil penelitian ini terlihat dengan jelas kalau antibodi atau kekebalan tubuh yang baik bisa menyebabkan infeksi di dalam tubuh menurun. Kalau infeksi ini penurunan, kemungkinan terjadi kanker dan tumbuhnya sel karsinogenik akan menurun.

Lakukan seks secara rutin sebanyak 1-2 kali setiap minggunya. Lakukan juga olahraga rutin setiap harinya agar kondisi tubuh selalu prima.

  1. Menghilangkan stres

Mungkin terdengar sepele, tapi stres yang berlebihan juga bisa memicu munculnya kanker pada tubuh. Kanker ini bisa muncul karena tubuh menghasilkan zat bernama ATF3. Zat uni akan mengganggu pertumbuhan dan kerja sel pada tubuh sehingga fungsinya menurun. Selain itu, ATF3 juga memicu munculnya sel abnormal untuk tumbuh.

Agar stres di dalam tubuh menurun perlahan-lahan dan tuntas, seseorang disarankan untuk meditasi atau berhubungan seks. Setelah berhubungan seks, oksitosin akan dihasilkan secara masif sehingga pria atau wanita bisa merasakan relaks dan kadar stres di dalam tubuh akan menurun.

Nah, setelah membaca ulasan di atas, masihkah Anda mau menunda melakukan seks? Mulai hari ini mumpung akhir pekan, lakukan seks dengan pasangan agar lebih sehat dan harmonis.