Cara Berhubungan Seks yang Aman pada Wanita Penderita Endometriosis

doktersehat endometriosis

DokterSehat.Com – Endometriosis adalah kelainan pada jaringan di sekitar rahim yang membuat beberapa lapisannya menekan dan keluar sampai ke uterus. Jaringan yang tidak normal ini menyebabkan rasa sakit yang cukup besar pada wanita khususnya saat mereka mengalami menstruasi sebulan sekali.

Selain menyebabkan gangguan saat menstruasi, endometriosis juga bisa membunuh kehidupan seksual wanita karena mereka kerap mengalami rasa sakit. Setiap pria melakukan penetrasi wanita harus menahan rasa sakit sehingga mereka susah menikmati aktivitas seksual dan juga orgasme.

Nah, agar wanita yang memiliki endometriosis pada rahimnya tetap bisa menikmati seks dengan lebih nyaman dan rasa sakitnya berkurang, berikut beberapa cara yang harus dilakukan.5.

  1. Mengetahui siklus haid setiap bulannya

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, rasa sakit akibat endometriosis biasanya muncul saat akan menstruasi atau saat siklus ini berjalan. Rasa sakit ini muncul karena dinding rahim luruh dan akhirnya keluar dalam bentuk darah menstruasi yang cukup banyak dari biasanya.

Kalau seks dilakukan mendekati siklus ini, rasa sakit akan mudah dirasakan oleh wanita. Kondisi ini terjadi karena endometrium akan membesar dan menebal karena dipersiapkan untuk menempelnya janin.

  1. Mengonsumsi pereda nyeri sebelum bercinta

Menyiasati bercinta pada waktu-waktu tertentu akan membuat pasangan susah sekali mendapatkan keturunan. Oleh karena itu seks harus tetap dilakukan meski akhirnya berisiko sebabnya rasa sakit yang cukup besar pada wanita saat seks dilakukan dengan cukup intens.

Nah, agar rasa sakit yang dirasakan oleh wanita menurun, mereka disarankan untuk mengonsumsi pereda nyeri. Obat tersebut akan menurunkan rasa sakit yang dialami oleh wanita sehingga sejam sebelum bercinta obat sudah harus masuk agar efeknya menyebar dengan sempurna.

  1. Menggunakan pelumas tambahan

Beberapa wanita yang mengalami endometriosis biasanya mengalami penurunan jumlah pelumas pada vagina. Penurunan jumlah pelumas ini tentu mengganggu aktivitas seks dan rasa sakit yang didapatkan oleh wanita akan berlipat-lipat.

Gunakan pelumas tambahan yang terbuat dari bahan dasar air. Pelumas ini bisa digunakan untuk mengurangi gesekan yang terjadi. Wanita akan menikmati seks yang dilakukan dan rasa sakit yang dialami akan menurun perlahan-lahan.

Setelah bercinta dengan menggunakan pelumas tambahan, wanita disarankan untuk segera kencing dan membersihkan diri. Dengan melakukan hal ini kesehatan organ dalam alam terjaga dengan baik.

  1. Mencoba posisi seks yang sesuai

Posisi seks tertentu akan membuat wanita merasakan sakit lebih besar ketimbang menggunakan posisi seks yang lain. Rasa sakit ini terjadi akibat penetrasi yang dalam atau penetrasi dangkal. Penetrasi dalam akan membuat wanita merasakan sakit lebih besar sehingga Anda harus menjauhinya.

Pilihlah posisi seks yang memudahkan pria mengatur penetrasinya dengan lebih baik. Kalau wanita ingin mengendalikan penetrasi agar penis tidak masuk terlalu dalam, mereka bisa mencoba woman on top sesuai dengan kebutuhan.

  1. Menggunakan ritme bercinta yang tepat

Dalam bercinta, ritme adalah hal yang harus diperhatikan. Kalau pria memilih ritme cepat, kemungkinan terjadi rasa sakit yang cukup besar di sekitar vagina dan perut akan besar. Sementara itu kalau ritme yang dipilih cukup lembat atau sedang, rasa sakit mungkin bisa dihindari dengan mudah.

Terpenting dari semuanya adalah komunikasi yang intens antara pria dan wanita. Kalau komunikasi bisa berjalan dengan lancar, pria akan tahu apa yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan agar seks bisa berjalan dengan lancar.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang memiliki pasangan dengan endometriosis yang selalu sebabkan sakit saat bercinta.