Sejuta Gizi dan Manfaat Daun Kale

Photo Credit: Flickr.com/atlnav

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda mendengar sayur jenis daun kale? Umumnya daun kale masih belum banyak dikenal ya, padahal produksinya di Indonesia dan manfaat serta gizinya untuk tubuh sangat luar biasa lo.

Photo Credit: Flickr.com/ atlnav

Daun kale lebih familiar dikenal dengan nama kailan. Mungkin kita lebih sering mendengar olahan baby kailan ya. Kailan atau kale ini merupakan sayur yang masih satu spesies dengan kol atau kubis.

Kandungan gizi daun kale

Kandungan gizi utama daun kale tentu dari zat gizi mikro, yaitu vitamin dan mineral. Pakar kesehatan Kriss Gunnars dan US Departement of Agriculture menunjukkan bahwa vitamin dan mineral unggulan yang ada pada daun kale adalah:

Vitamin K
Dalam 67 gram daun kale, atau setara 3-4 sendok sayur daun kale, terdapat 389 mcg vitamin K. Angka tersebut dapat memenuhi lebih dari 200 persen kebutuhan vitamin K harian orang dewasa.

Vitamin A
Dalam berat yang sama, kandungan beta karoten daun kale mampu memenuhi lebih dari 100% kebutuhan beta karoten harian orang dewasa.

Vitamin C
Konsumsi 67 gram daun kale dapat memenuhi hampir seluruh kebutuhan vitamin C harian tubuh.

Mineral
Kandungan mineral mangan, kalsium, potassium dan magnesium pada daun kale mampu memenuhi lebih dari 5% kebutuhan harian tubuh. Kandungan mineral ini termasuk paling lengkap dibandingkan dengan sayur jenis lainnya.

Daun kale kaya antioksidan

Seperti sayur berdaun hijau gelap lainnya. Kale juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Selain fungsi antioksidan dari vitamin C, antioksidan quercetin dan kaempferol yang ada pada daun kale mampu memberikan efek antiinflamasi pada tubuh.

Daun kale mencegah berbagai penyakit

Dengan berbagai kandungan gizi dan fitonutrien di atas, daun kale mampu mendukung kesehatan tubuh dengan:

  • Melindungi fungsi jantung
  • Mengontrol tekanan darah, dan
  • Mencegah kanker

Seluruh manfaat di atas tentu akan kita peroleh jika kita mengonsumsi daun kale secara teratur dalam jumlah yang cukup.

Nah, tertarikkah Anda untuk mulai mengonsumsi daun kale?