DokterSehat.Com– Tentu sering kita mendengar bahwa penggunaan MSG sebenarnya tidak dianjurkan. Namun pada kenyataannya penggunaan MSG tetap banyak digunakan sebagai bahan tambahan pangan atau masakan. Jadi sebenarnya seberapa berbahaya MSG untuk tubuh?

doktersehat-muntah-mual-pusing-hamil

MSG atau Monosodium glutamatae, adalah bahan tambahan pangan yang umumnya digunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan, atau bahan pangan seperti makanan kalengan serta daging yang diproses untuk dikemas.

MSG sebenarnya sudah dinyatakan aman, secara umum, oleh Food and Drug Administration (FDA). Hal ini sebenarnya menjadi kontroversi seingga FDA akhirya mewajibkan penggunaan MSG pada bahan pangan harus dicantumkan pada label kemasan produk tersebut.

Meskipun dinyatakan aman, menurut penelitian yang dilakukan di Comenius University Slovakia, penggunaan MSG pada makanan terbukti menurunkan kondisi kesehatan tubuh. MSG menyebabkan terjadinya sakit kepala utamanya pada wanita.

Sedangkan MSG yang diteliti pada subjek hewan, terbukti memengaruhi peningkatan kadar insulin, asam lemak dan trigliserida pada serum darah.

Hal tersebut sejalan dengan data dari Mayo Clinic yang menyebutkan ada 7 kondisi yang disebabkan oleh asupan MSG berlebihan pada tubuh yaitu:

  1. Sakit kepala
  2. Tubuh berkeringat
  3. Rasa panas di area wajah
  4. Peningkatan denyut jantung
  5. Nyeri pada dada
  6. Mual, dan
  7. Tubuh menjadi lemah

Untuk mencegah hal tersebut, dietitian dari Mayo Clinic, Katherine Zeratsky menyebutkan bahwa kita sebaiknya mengindari penggunan MSG dalam masakan atau menghindari mengonsumsi bahan makanan yang memiliki kandungan MSG.

Umumnya MSG pada makanan ditambahkan untuk memberikan rasa gurih. Sebenarnya kita bisa menggantikan fungsi MSG mengunakan bahan makanan alami, yaitu tomat. Tomat memiliki kandungan glutamat yang sama dengan komposisi MSG sehingga tomat akan membuat rasa masakan menjadi sama gurihnya dengan penggunaan MSG.

MSG memang boleh digunakan, namun melihat efek samping dari penggunaan MSG, alangkah lebih baiknya jika kita tidak menggunakannya dalam masakan. Jika kita ingin menambahkan rasa gurih pada masakan, tomat bisa jadi pilihan ya.