Terbit: 12 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sebagian besar wanita yang telah memiliki lebih dari satu anak cenderung tidak percaya diri saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan karena kondisi vagina yang sudah tidak rapat lagi. Pasalnya, kondisi vagina yang masih rapat adalah sumber kenikmatan bagi pria saat melakukan hubungan seksual.

Sebelum Melakukan Operasi Penyempitan Vagina, Kenali dulu Dampak Buruknya

Photo Credit : pexels.com

Dengan begitu, tak heran jika banyak wanita yang rela melakukan berbagai cara untuk membuat vagina mereka menjadi rapat kembali, seperti meminum jamu atau obat tertentu, senam kegel, bahkan yang lebi ekstrem lagi adalah operasi penyempitan vagina atau yang biasa disebut dengan vaginoplasty.

Vaginoplasty merupakan operasi yang dilakukan untuk mengencangkan, membentuk kembali atau memperbaiki struktur bagian intim wanita. Operasi ini pada awalnya hanya dilakukan untuk memperbaiki struktural vagina pada wanita yang mengalami kecelakaan, melahirkan atau terkena penyakit pada area vagina.

Akan tetapi, seiring dengan perkemangan jaman, operasi ini dilakukan oleh kalangan wanita yang sudah memasuki masa menopause atau wanita yang sudah melahirkan beberapa kali untuk mengencangkan otot-otot vagina mereka agar bisa kembali seperti semula.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Perlu Anda ketahui bahwa operasi ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena memiliki dampak buruk yang cukup mengerikan. Efek buruk pertama yang akan terjadi adalah kelumpuhan saraf vagina. Seperti yang Anda ketahui bahwa ada banyak saraf yang terdapat di area vagina yang berfungsi untuk menciptakan orgasmic experience.

Saat Anda memilih untuk melakukan operasi penyempitan vagina dan ternyata salah satu dari saraf tersebut mengalami kerusakan, maka Anda akan mengalami depresi berat karena Anda akan kehilangan sensasi orgasme saat melakukan hubungan seksual.

Efek buruk lainnya yang akan terjadi jika Anda melakukan operasi penyempitan vagina adalah terjadinya trauma saat melakukan hubungan seks. Jika operasi yang Anda lakukan berhasil, maka tidak akan ada efek buruk yang mengintai. Namun jika operasi tersebut gagal, kemungkinan besar Anda akan merasakan sakit pada vagina saat melakukan hubungan seks. Rasa sakit tersebut tentu saja membuat Anda enggan untuk melakukan hubungan seks lagi dengan pasangan. Karena, tujuan melakukan hubungan seks adalah untuk mendapatkan kenikmatan, bukan rasa sakit.

Selain itu, efek buruk yang lebih mengerikan lagi yang mungkin akan mengintai Anda adalah terjadinya pendarahan yang hebat. Pendarahan tersebut terjadi karena kerusakan perut, rasa nyeri yang tak tertahankan pasca operasi, sehingga menyebabkan pendarahan yang hebat. Jika terus dibiarkan, maka kemungkinan  besar nyawa Anda akan melayang.

Beberapa dampak buruk di atas membuktikan bahwa operasi penyempitan vagina cukup berbahaya untuk dilakukan. Jika Anda ingin memiliki otot vagina yang kembali rapat, alangkah baiknya jika Anda rajin olahraga dan menjaga pola makan serta pola hidup sehat.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi