Terbit: 22 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika kita membicarakan masalah gula darah tinggi, hal pertama yang akan terpikirkan biasanya adalah risiko diabetes. Masalahnya adalah diabetes termasuk dalam penyakit yang tidak bisa diobati dan bisa menyebabkan komplikasi yang mengerikan layaknya amputasi hingga penyakit jantung yang mematikan. Karena alasan inilah kita sebaiknya rutin mengonsumsi makanan yang bisa menjaga atau menurunkan kadar gula darah.

6 Sayuran untuk Mengatasi Gula Darah Tinggi

Sayuran penurun kadar gula darah

Sayuran yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah bisanya adalah yang memiliki indeks glikemik rendah sekaligus kaya akan kandungan serat. Hanya saja, kita juga harus memperhatikan cara mengolahnya demi mendapatkan manfaat kesehatannya secara maksimal.

Berikut adalah beberapa jenis sayuran yang bisa menurunkan kadar gula darah dengan efektif.

  1. Pare

Sayuran dengan rasa pahit ini cukup digemari masyarakat Indonesia karena diyakini bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

Di banyak tempat makan atau di jajanan pinggir jalan seperti siomay, pare bisa dengan mudah kita temukan. Pakar kesehatan menyebut kandungan di dalam pare layaknya karoten serta momocidin memiliki kemampuan untuk membuat tubuh menurunkan kadar gula darah pada orang sehat dan mereka yang menderita diabetes.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Pare bisa dikonsumsi secara mentah atau lalapan, ditumis, atau bahkan dijadikan jus meski tentu saja rasa pahitnya akan sangat terasa.

  1. Bayam

Sayuran hijau yang bisa diolah menjadi berbagai macam makanan khas Indonesia layaknya sayur bening atau pecel ini ternyata bisa membantu menurunkan kadar gula darah dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai kandungan sehat di dalamnya.

Sebagai contoh, bayam tinggi kandungan beta karoten, vitamin C, dan polifenol. Kandungan ini bisa berperan layaknya antioksidan yang mencegah terbentuknya radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh, termasuk sel pankreas yang berpengaruh besar pada hormon insulin, hormon yang mengendalikan kadar gula darah.

Jika sampai tubuh memproduksi insulin dengan lebih baik, maka kadar gula darah diharapkan akan bisa dikendalilkan. Bayam juga tinggi kandungan magnesium yang bisa memperbaiki sensitivitas insulin tubuh.

Kandungan sehat lain di dalam bayam adalah asam lemak tak jenuh linolenic acid. Asam lemak ini juga mampu membuat sensitivitas insulin tubuh menjadi semakin membaik. Karena alasan ini pulalah bayam termasuk dalam sayuran yang paling direkomendasikan bagi penderita diabetes.

  1. Mentimun

Mentimun termasuk dalam sayuran dengan indeks glikemik yang rendah sehingga cocok untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Di dalamnya juga terdapat kandungan sehat layaknya vitamin C, beta karoten, mangan, dan flavonoid yang bisa berperan sebagai antioksidan. Berbagai kandungan ini akan mampu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel pankreas. Dengan pankreas yang sehat, hormon insulin bisa diproduksi dengan baik sehingga kadar gula darah pun bisa dikendalikan.

  1. Terong

Terong yang dimasak bersama dengan kulitnya ternyata tinggi kandungan antioksidan bernama anthocyanin.

Antioksidan ini bisa menjaga kesehatan sel beta pankreas yang memiliki peran dalam memproduksi hormon insulin. Kandungan antioksidan ini juga mampu mengatasi kerusakan yang terjadi pada jaringan perifer yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi.

  1. Wortel

Di dalam wortel terdapat kandungan karotenoid yang bisa membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah. Hanya saja, mengingat indeks glikemik wortel cukup tinggi, penderita diabetes sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi sayuran ini.

  1. Brokoli

Kandungan sulforaphane di dalam brokoli bisa membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah sekaligus melindungi pembuluh darah dari risiko terkena penyakit berbahaya. Senyawa ini juga bisa membantu mencegah datangnya kanker dan tumor.

Mengingat sayuran ini mudah didapatkan dan bisa diolah menjadi makanan enak, jangan ragu lagi rutin mengonsumsinya demi menjaga kadar gula darah tetap seimbang.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi