Hindari Sayuran Ini Demi Mencegah Asam Urat

manfaat-bayam-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu penyakit yang bisa membuat pengidapnya sangat menderita adalah asam urat. Penyakit dengan nama lain gout ini bisa menimbulkan gejala seperti rasa nyeri yang luar biasa, pembengkakan, sensasi panas, hingga sensasi kaku pada persendian yang sulit untuk digerakkan. Penyakit ini seringkali menyerang persendian pada kaki atau tangan seperti jari tangan, jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut.

Sering disalahartikan sebagai rematik

Pakar kesehatan menyebut gejala asam urat ini bisa berlangsung hingga tiga atau sepuluh hari. Selain rasa nyeri yang tentu akan membuat penderitanya sulit untuk beraktivitas, terkadang akan muncul pembengkakan yang juga terjadi di persendian dan sekitarnya dengan warna kulit yang memerah. Sayangnya, banyak orang yang ternyata salah mengartikan kondisi kesehatan ini dengan rematik. Padahal, penyebab dari rematik dan asam urat sangat berbeda.

Rematik sebenarnya adalah gejala nyeri pada persendian atau otot yang terkena peradangan. Sementara itu, gout atau asam urat bisa menyebabkan gejala yang lebih parah, termasuk persendian yang sulit untuk digerakkan. Penyebab utama dari penyakit asam urat adalah menumpuknya kristal asam urat di persendian. Kristal ini memiliki bentuk runcing sehingga memicu rasa nyeri dan pembengkakan.

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi purin dan minuman beralkohol disebut-sebut sebagai pemicu utama dari penyakit asam urat lainnya. Selain itu, penyakit ini juga bisa dipicu oleh faktor genetik atau sebagai efek dari penyakit lainnya seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi atau hipertensi, serta penyakit ginjal kronis.

Menghindari makanan tinggi purin demi mencegah gejalanya

Pakar kesehatan menyarankan penderita asam urat untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat demi mencegah datangnya serangan asam urat. Sebagai contoh, mereka sangat disarankan untuk menurunkan asupan makanan tinggi purin seperti jeroan, makanan laut, hingga daging merah. Selain itu, mereka juga harus memperbanyak asupan air putih demi membantu tubuh meluruhkan zat asam urat dari dalam tubuh.

Khusus untuk sayuran, penderita asam urat juga sebaiknya tidak mengonsumsinya dengan sembarangan. Terdapat beberapa jenis sayuran yang ternyata juga memiliki kandungan purin sehingga dikhawatirkan bisa memicu datangnya gejala dari penyakit ini.

Beberapa sayuran yang sebaiknya dihindari penderita asam urat

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis sayuran yang tinggi kandungan purin sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.

Berikut adalah beberapa sayuran tersebut.

  1. Kembang kol

Kembang kol sering dijadikan campuran sayuran atau bahkan dijadikan gorengan. Meskipun memiliki rasa yang enak dan mudah diolah, pakar kesehatan menyebut kembang kol sebagai sayuran yang tinggi purin. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi 100 gram kembang kol, maka kita sudah mendapatkan purin sebanyak 51 mg. Jumlah yang cukup banyak, bukan?

  1. Bayam

Bayam dikenal luas sebagai salah satu sayuran yang memang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Meskipun kaya akan kandungan yang baik bagi kesehatan, bayam juga memiliki kandungan purin yang tinggi sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi 100 gram bayam saja, maka kita bisa mendapatkan 57 mg purin.

  1. Asparagus

Asparagus juga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat karena kandungan purinnya yang cukup tinggi. Di dalam 100 gram asparagus kita sudah bisa mendapatkan 23 mg purin.

  1. Jamur

Jamur seringkali dijadikan sebagai pengganti daging karena rasanya yang nikmat. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut jamur juga tinggi kandungan purin sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan ternyata memiliki kandungan purin yang tinggi sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi kacang polong sebanyak 3,5 ons saja, maka kita bisa mendapatkan 5 hingga 100 mg purin.