Terbit: 3 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Harus bangun pagi hari dan bekerja kadang membuat seseorang menjadi malas dan tidak bertenaga. Kondisi ini akan semakin parah pada seseorang yang tidak bisa tidur dengan nyenyak atau terlalu sering begadang di malam hari. Pagi hari akan sangat menyiksa dan butuh asupan kopi untuk penambah tenaga.

7 Sarapan Penambah Tenaga untuk Menggantikan Kopi

Alasan Kopi Sering Diminum Pagi Hari

Seseorang menyukai kopi saat pagi hari karena mereka membutuhkan semacam doping untuk penyemangat. Kopi mengandung kafein yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan tekanan darah sehingga seseorang jadi lebih aktif dan rasa kantuk hilang dengan cepat.

Kebiasaan ini juga dilakukan oleh beberapa orang yang hobi olahraga baik di luar ruangan atau gym. Kandungan kafein yang besar membuat mereka jadi semangat dan mampu melakukan olahraga dengan maksimal. Beberapa pencinta angkat beban bahkan bisa mengangkat beban lebih besar.

Sayangnya mengonsumsi kopi tidak cocok untuk semua orang. Ada banyak sekali orang yang akhirnya mengalami sakit perut dan mulas karena asam lambungnya naik. Selain itu, kopi juga membuat beberapa orang jadi ketagihan. Kalau sudah ketagihan seseorang akan susah mengatasinya dan butuh asupan kafein setiap hari.

Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, adalah makanan atau minuman lain yang bisa menggantikan kopi? Jawabannya adalah ada. Meski tidak mengandung kafein, efeknya sama-sama memberikan energi pada tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Makanan Pengganti Kopi untuk Sarapan di Pagi Hari

Berikut beberapa jenis makanan yang bisa mengganti kopi setiap pagi atau saat tubuh sedang lemas. Anda bisa memilih sendiri mana saja yang sesuai dengan kebutuhan dan porsinya bisa disesuaikan.

  1. Pisang

Makanan pertama yang wajib dikonsumsi kalau sedang tidak semangat atau lemas adalah pisang. Buah dengan kandungan karbohidrat ini baik untuk memberikan ganjalan di perut dan membuat Anda kembali segar. Makanlah pisang sebanyak 1-2 batang sesuai dengan kebutuhan.

Selalu sediakan pisang di dalam tas atau kulkas. Pilih pisang yang kulitnya agak gelap karena biasanya sudah matang dengan sempurna. Pisang harus ada di dalam kulkas setiap harinya. Dengan begitu, Anda bisa menyantapnya di pagi sebagai buah atau dibuat menjadi smoothies atau panekuk.

  1. Alpukat

Alpukat adalah satu-satunya buah yang mengandung lemak nabati yang baik dan bisa memberikan rasa kenyang yang cukup besar. Anda bisa mengonsumsi alpukat dalam bentuk buah yang sudah dipotong atau dibuat menjadi jus. Saat membuat jus usahakan untuk tidak menambahkan gula terlalu banyak.

Jenis alpukat yang ada di luar sana ada banyak dan memiliki karakteristik berbeda-beda. Usahakan memilih yang benar-benar matang sempurna untuk menghindari rasa pahit dari buah. Kalau Anda ingin beli banyak untuk stok, pilih yang tidak terlalu matang agar saat dikonsumsi nantinya bisa matang sempurna.

  1. Ubi Jalar

Ubi memiliki fungsi seperti nasi dengan kandungan karbohidrat yang tinggi. Yang membedakan ubi dengan nasi adalah indeks glikemik. Jadi, meski mengonsumsi ubi sedikit banyak Anda tidak akan mudah mengantuk. Pilih ubi dengan warna daging kuning atau ungu untuk mendapatkan vitamin tambahan.

Umbi jenis ini bisa dimakan langsung dengan direbus atau ditim dahulu. Selain itu ubi juga bisa digunakan menjadi aneka olahan kue sebagai pengganti tepung. Ubi biasanya tidak terlalu manis kalau baru saja dipanen. Untuk mendapatkan rasa manis yang khas, diamkan kurang lebih 1-2 minggu di tempat yang kering.

  1. Air Putih

Mungkin Anda akan bertanya: bagaimana mungkin air putih bisa membuat tubuh jadi lebih segar dan semangat? Air putih yang dikonsumsi dengan jumlah yang cukup bisa meningkatkan hidrasi tubuh. Tubuh yang cairan tidak mengalami gangguan tidak akan mudah lemas atau mengantuk. Jadi, penuhi asupan air putih sebanyak 6-8 gelas setiap harinya.

Terkadang air putih saja bisa membuat Anda jadi bosan. Oleh karena itu siasati dengan menggunakan buah-buahan. Anda bisa membuat infused water untuk memberikan rasa manis dan segar. Selain itu Anda juga bisa membuat teh herbal tanpa gula untuk memberikan efek tenang.

5 Buah Bit

Buah bit memang tidak umum dikonsumsi oleh masyarakat. Namun jus dari buah ini dicampur dengan buah atau sayur lain bisa memberikan asupan antioksidan alami. Tubuh akan terjaga dari penyakit sehingga selalu segar setiap hari.

Pilih buah bit yang masih segar saat membelinya. Buah yang segar akan memberikan semua manfaat yang diinginkan. Sementara itu buah yang agak layu atau mungkin busuk justru berbahaya untuk tubuh.

  1. Cokelat

Cokelat baik dikonsumsi untuk memberikan tambahan tenaga. Namun, usahakan untuk memilih cokelat yang kandungan gulanya tidak terlalu tinggi karena bisa memicu gangguan gula darah. Kalau ada cokelat yang murni dan rasanya masih pahit akan lebih baik karena mirip sekali minum kopi meski secara rasa agak berbeda.

  1. Jus Buah dan Sayur

Aneka jus buah juga bisa meningkatkan semangat. Buah apa saja bisa digunakan asal tidak terlalu banyak menggunakan gula dan krimer. Selain buah, sayuran juga bisa digunakan untuk membuat jus dan dikonsumsi sebagai sarapan dan pengganti kopi.

Inilah tujuh makanan yang bisa digunakan untuk mengganti kopi yang masih memiliki efek samping pada beberapa orang. Dari beberapa makanan pengganti kopi di atas, mana saja yang menurut Anda paling memberi pengaruh besar dalam hal semangat dalam bekerja atau melakukan aktivitas harian?

 

 

Sumber:

  1. Myers, Dan. 2015. 8 Caffeine-Free Breakfast Dishes That Will Boost Your Energy. https://www.thedailymeal.com/eat/8-caffeine-free-breakfast-dishes-will-boost-your-energy. (Diakses pada 3 Desember 2019)
  2. Weg, Arielle. 2017. 9 Caffeine-Free Drinks to Keep You Warm This Winter. https://www.cookinglight.com/food/in-season/caffeine-free-drinks-to-keep-you-warm. (Diakses pada 3 Desember 2019)
  3. Han, Emily. 2013. Caffeine-Free Hot Drinks: 5 Alternatives to Coffee and Tea. https://www.thekitchn.com/caffeine-free-hot-drinks-182397. (Diakses pada 3 Desember 2019)

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi