Sakit, Wanita Ini Sudah 13 Tahun Tinggal di Dalam Kandang Kaca

Photo: Oddity Central

DokterSehat.Com– Juana Munoz sudah tinggal di dalam kandang kaca khusus selama 13 tahun terakhir karena mengidap kelainan langka. Mengapa Ia harus tinggal di dalam kandang kaca dalam waktu selama itu?

Photo: Oddity Central/ Facebook- Juana Munoz

Dikutip dari Oddity Central, meski terlihat layaknya penjara, wanita yang berasal dari Cadiz, Spanyol ini terpaksa tinggal di tempat tersebut karena memiliki empat masalah kesehatan sekaligus yang bisa saja membunuhnya setiap saat. Masalah kesehatan tersebut adalah Chemical Sensitivity (CMS) atau sensitivitas kimia, electrosensitivity, fibromyalgia, dan sindrom kelelahan kronis.

Siapapun yang ingin bertemu dengannya secara langsung harus mandi terlebih dahulu dengan produk pembersih yang bebas bahan kimia dan memakai pakaian yang terbuat dari bahan katun organik. Hal ini tentu akan sulit untuk dilakukan sehingga Ia pun memilih untuk mengurung dirinya sendiri di kandang kaca seluas 25 meter persegi ini.

Juana tak bisa sembarangan menyentuh siapapun, termasuk kedua anaknya yang kini sudah berusia 26 dan 29 tahun. Ia bahkan harus melakukan persiapan yang sangat detail hingga berhari-hari hanya demi memeluk anaknya dua kali dalam setahun agar tidak memicu dampak buruk bagi kondisi kesehatannya.

Semua berawal 29 tahun lalu tatkala Juana mengonsumsi kentang yang ditanam sendiri oleh suaminya. Setelahnya, mata dan bibir Juana membengkak parah sehingga dilarikan ke dokter. Meski sudah diobati, sejak saat itu tubuhnya sensitif dengan berbagai bahan kimia sehingga bisa mengalami reaksi alergi yang sangat parah. Diduga, pestisida yang dipakai saat menanam kentang menjadi memicu penyakit ini.

Kondisinya terus memburuk sehingga didiagnosis terkena penyakit lain seperti fibromyalgia dan sindrom kelelahan kronis. Sejak saat itulah Ia memutuskan untuk tinggal di kandang kaca.

Kini, Juana harus menjalankan pemeriksaan rutin setiap tahun di University Hospital of Puerto Real. Ia juga hanya bisa mengonsumsi makanan organik yang disediakan oleh suaminya dan memakai kostum topeng keramik khusus yang hanya bisa didapatkan dari Jerman saat mulai merasakan sesak nafas. Perjalanan ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin bahkan bisa membunuhnya jika mobil yang ditumpanginya tidak disterilkan dari bahan kimia terlebih dahulu.

Juana dan keluarganya sedang memulai kampanye bernama El Abrazo yang berarti “pelukan”. Dengan kampanye ini, Juana berharap bisa mendapatkan topeng dengan penyaring khusus yang membuatnya bisa memeluk keluarganya lagi.

Semoga harapan Juana terkabulkan ya?