Sakit Tenggorokan: Penyebab, Gejala, Obat

sakit-tenggorokan-doktersehat

DokterSehat.Com – Tenggorokan adalah salah satu anggota tubuh yang kerap didera oleh pelbagai masalah kesehatan, seperti tenggorokan kering, radang tenggorokan, iritasi tenggorokan, yang kesemuanya itu disertai oleh rasa nyeri yang cukup mengganggu. Lantas, apa penyebab sakit tenggorokan? Apa saja ciri dan gejala sakit tenggorokan? Apa obat sakit tenggorokan?

Apa Itu Sakit Tenggorokan?

Sakit tenggorokan adalah kondisi di mana tenggorokan mengalami masalah kesehatan. Tenggorokan kering, radang, teriritasi, dan nyeri adalah sakit tenggorokan yang umum dialami oleh banyak orang. Tenggorokan sakit bisa karena sejumlah faktor, mulai dari infeksi kuman, bakteri, atau virus, kurang cairan, hingga kondisi lingkungan sekitar.

Pada umumnya, sakit tenggorokan adalah penyakit ringan, dan bisa sembuh tanpa pengobatan sekalipun dalam kurun waktu sekitar 1 (satu) minggu (atau lebih tergantung daya tahan tubuh). Akan tetapi, khusus sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu, perlu adanya langkah pengobatan untuk menyembuhkannya.

Penyebab Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan yang Anda alami utamanya menyerang area tenggorokan seperti laring, faring, dan kelenjar amandel. Berikut ini adalah penyebab sakit tenggorokan yang perlu Anda ketahui.

1. Infeksi Virus

Infeksi virus menjadi penyebab sakit tenggorokan yang paling umum, yang mana virus ini berkaitan dengan sejumlah penyakit seperti flu, cacar, dan gangguan saluran pernapasan. Hal ini lantas berakibat pada timbulnya rasa nyeri dan panas pada tenggorokan.

Tenggorokan sakit akibat infeksi virus umumnya bersifat ringan, dan bisas disembuhkan dengan memberikan obat sakit tenggorokan yang banyak beredar di pasaran. Bahkan, tanpa pengobatan pun sakit tenggorokan ini bisa sembuh dengan sendirinya.

2. Infeksi Bakteri

Sementara itu, penyebab sakit tenggorokan juga bisa dari adanya infeksi bakteri, tepatnya bakteri yang bernama Streptococcus pyogenes. Pada kasus tenggorokan sakit akibat infeksi bakteri, hal ini membutuhkan pengobatan, tidak seperti sakit tenggorokan akibat virus yang bisa sembuh dengan sendirinya. Kendati demikian, kasus sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri tidak sebanyak akibat infeksi virus.

3. Luka Pada Tenggorokan

Luka pada tenggorokan juga bisa menjadi penyebab sakit tenggorokan. Munculnya luka di area tenggorokan bisa dikarenakan sejumlah hal, seperti terkena tulang ikan yang pada akhirnya menyebabkan iritasi pada tenggorokan, tepatnya di area laring.

4. Alergi

Ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap pemicu alergi (alergen) seperti debu atau serbuk sari tanaman, maka zat kimia yang disebut histamine akan dikeluarkan. Histamin ini yang kemudian memunculkan reaksi alergi, salah satunya dapat mengakibatkan iritasi tenggorokan.

Iritasi tenggorokan tersebut dapat terjadi karena reaksi alergi tersebut menyebabkan produksi lendir pada hidung, yang mana lendir tersebut kemudian menetes hingga ke tenggorokan bagian belakang. Proses ini disebut sebagai postnasal drip.

5. Kurang Cairan

Kurangnya asupan cairan memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tak terkecuali tenggorokan. Salah satu jenis sakit tenggorokan, yakni tenggorokan kering, disebabkan oleh hal tersebut. Selain kering, tenggorokan juga akan terasa nyeri jika kekurangan cairan.

6. Penyakit Lambung

Penyakit refluks asam lambung (GERD) adalah kondisi di mana asam lambung naik ke area tenggorokan. Selain menimbulkan rasa nyeri dan mual di area ulu hati dan sekitarnya. GERD juga menjadi penyebab sakit tenggorokan, yang ditandai dengan rasa nyeri dan panas. Bahkan kondisi ini juga bisa berujung pada peradangan (inflamasi).

Selain itu, penyebab tenggorokan sakit juga bisa berupa penyakit seperti:

  • Faringitis, yakni adanya peradangan (inflamasi) pada saluran penghubung hidung atau mulut dengan kerongkongan (esofagus) dan laring
  • Laringitis, yakni peradangan yang terjadi pada laring
  • Tonsilitis, yakni peradangan yang terjadi pada kelenjar amandel atau tonsil
  • Abses peritonsil, yakni terjadi pembengkakan pada langit-langit tenggorokan
  • Infeksi mononukleosis, yakni pembesaran kelenjar getah bening akibat infeksi virus
  • Epiglotitis, yakni peradangan yang terjadi pada katup pemisah saluran pernapasan dan pencernaan

Ciri dan Gejala Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan memiliki ciri atau gejala yang khas. Gejala sakit tenggorokan umumnya meliputi:

  • Nyeri tenggorokan
  • Tenggorokan terasa gatal
  • Sakit saat berbicara atau menelan makanan dan minuman
  • Suara menjadi serak
  • Batuk
  • Bersin
  • Demam
  • Amandel memerah

Apabila Anda mengalami satu atau beberapa dari gejala sakit tenggorokan di atas, segera minum obat sakit tenggorokan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Atau, jangan ragu untuk mengunjungi dokter guna dilakukan penanganan medis yang lebih lanjut.

Diagnosis Sakit Tenggorokan

Guna memastikan penyebab sakit tenggorokan, dokter akan melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan terhadap pasien.

1. Anamnesis

Pertama-tama, dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan sehubungan dengan keluhan yang dirasakan oleh pasien.

  • Sudah berapa lama kondisi ini berlangsung?
  • Pernah memiliki riwayat penyakit yang sama?
  • Makanan atau minuman apa yang dikonsumsi?
  • Apakah punya alergi?
  • Obat apa saja yang sudah diminum untuk mengatasi kondisi ini?

2. Pemeriksaan Fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pasien dengan merujuk pada ciri dan gejala sakit tenggorokan pada umumnya.

Dari pemeriksaan fisik ini biasanya dokter sudah dapat memastikan apa yang menjadi penyebab dari sakit tenggorokan yang dialami oleh pasien.

Pengobatan Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan dapat diatasi dengan sejumlah cara, di antaranya:

1. Obat Anti-Inflamasi

Apabila sakit tenggorokan disebabkan oleh peradangan, maka cara mengobati sakit tenggorokan adaalh dengan mengonsumsi obat anti-inflamasi yang bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat. Akan tetapi, pastikan obat tersebut memiliki label non-steroid anti-inflamatory drug (NSAID).

Obat anti-inflamasi berfungsi untuk meredakan gejala sakit tenggorokan akibat peradangan seperti nyeri, bengkak, dan demam.

2. Obat Antibiotik

Pada kasus di mana sakit tenggorokan terjadi karena adanya infeksi bakeri, maka cara mengobati sakit tenggorokan ini adalah dengan mengonsumsi obat antibiotik.

Akan tetapi, konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada dokter terkait guna mengetahui dosis obat yang sesuai.

3. Minum Air

Memperbanyak asupan cairan ke dalam tubuh adalah cara mengobati sakit tenggorokan selanjutnya yang wajib untuk dilakukan jika ingin rasa sakit pada tenggorokan Anda dapat mereda secepatnya.

Air putih dapat melegakan tenggorokan, pun mencegah agar kondisi ini tidak terulang kembali di kemudian hari.

4. Berkumur Air Garam

Anda juga bisa berkumur dengan air yang sudah dicampur dengan garam untuk mengobati sakit tenggorokan.

Sediakan satu gelas air hangat, kemudian larutkan ½ sendok teh garam. Berkumurlah dengan air tersebut selama kurang lebih 1 menit. Guna memperoleh hasil yang maksimal, lakukan cara mengobati sakit tenggorokan ini 2 kali dalam sehari.

5. Menghirup Uap Panas

Menghirup uap air panas juga efektif dalam meredakan sakit tenggorokan.

Rebus air sampai mendidih, kemudian tuangkan air tersebut ke dalam mangkuk. Tutup mangkuk dengan kain uap tidak cepat habis. Setelah itu, hirup uap airnya sampai tenggorokan benar-benar terasa lega dan tidak sakit.

6. Makan Sayuran

Seorang ahli gizi dari AS, John A. McDougall, MD, mengatakan bahwasanya sayuran efektif untuk mengatasi sakit tenggorokan. Hal ini dikarenakan sayur-sayuran mengandung zat mineral yang disebut sodium, yang mana sodium ini memiliki sifat anti-inflamasi.

Selain itu, pastikan Anda untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Istirahat menurut sejumlah penelitian memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan penyakit yang disebabkan oleh infeksi, salah satunya sakit tenggorokan.

Pencegahan Sakit Tenggorokan

Mengingat bahwa sebagian besar kasus sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi, baik virus maupun bakteri, maka cara mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan Anda. Ada baiknya kenakan masker penutup hidung dan mulut saat berada di luar ruangan.

Selain itu, perbanyaklah minum air putih dan makan sayur-sayuran yang bernutrisi, karena ini adalah cara alami terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit tenggorokan.