Mengapa Sakit Cenderung Lebih Parah di Malam Hari?

sakit-perut-masuk-angin-doktersehat

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, rasa sakit apapun yang kita alami, baik itu akibat flu, batuk, demam, sakit gigi, nyeri punggung, hingga cedera cenderung lebih terasa saat malam hari. Banyak orang yang bahkan mengaku sampai tidak bisa tidur akibat hal ini. Sebenarnya, apa sih penyebab rasa sakit yang cenderung meningkat di malam hari?

Ada banyak sekali alasan mengapa rasa nyeri cenderung lebih terasa di malam hari. Menurut pakar kesehatan, hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan posisi tidur kita.

Sebagai informasi, di malam hari, tepatnya saat kita sedang tidur, sistem kekebalan tubuh cenderung lebih aktif untuk melawan berbagai macam infeksi atau penyakit yang sedang menyerang tubuh kita. Sayangnya, aktivitas sistem kekebalan tubuh ini berimbas buruk pada semakin parahnya sensasi nyeri yang ada pada tubuh kita.

Saat sistem kekebalan tubuh mengeluarkan respons pada peradangan, maka kita akan mengalami gejala berupa gangguan pernapasan, sakit kepala, hingga nyeri persendian. Jika yang menyerang kita adalah virus, maka tubuh akan meningkatkan suhu internal di malam hari sehingga menyebabkan demam.

Berdasarkan alasan tersebut, demam cenderung lebih sering menyerang di malam hari. Selain itu, banyak pakar kesehatan yang menyarankan kita untuk tidak terburu-buru berusaha untuk mengatasi peningkatan suhu tubuh saat demam karena bisa jadi hal ini justru tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja.

Hal lain yang bisa membuat kita merasakan sensasi nyeri yang lebih parah di malam hari adalah posisi tidur yang tidak tepat. Jika kita tidak berada dalam postur yang tepat, maka bagian punggung, leher, dan pinggang akan terasa semakin tidak karuan. Selain itu, dalam beberapa kasus, persendian juga akan mengalami pembengkakan, sensasi kaku, dan rasa nyeri.

Selain karena posisi tidur yang tidak tepat, bisa jadi sensasi nyeri yang kita rasakan saat sakit adalah penggunaan AC yang membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih kering. Menurut pakar kesehatan, udara kering mampu membuat saluran pernapasan seperti tenggorokan mengalami iritasi yang tentu akan membuat tubuh kita semakin terasa tidak nyaman.