Sakit, Buronan Ini Memilih Pulang ke Penjara

Doktersehat-sakit-kepala-belakang
Photo Credit: Flickr.com/Plum_Plum

DokterSehat.Com– Seorang buronan di Tiongkok yang telah 26 tahun mampu menghindari anggota kepolisian memilih untuk menyerahkan diri ke pihak yang berwajib karena jatuh sakit dan mengaku tak mampu membayar biaya pengobatan untuk masalah kesehatannya.

Dilansir dari South China Morning Post, Qu Shezai seharusnya dihukum selama 2,5 tahun penjara karena melakukan pencurian pada 1982 lalu. Secara luar biasa, ia bisa kabur 3 kali, mengubah nama identitasnya, dan bahkan pulang ke kota tempat ia tinggal tanpa tersentuh oleh petugas kepolisian.

Hanya saja, pria berusia 61 tahun ini kemudian mulai mengalami perunan kondisi kesehatan dengan signifikan. Tak lagi mampu membiayai pengobatannya, ia akhirnya memilih untuk menyerahkan diri karena berpikir jika menjadi tahanan justru akan membuatnya mendapatkan layanan kesehatan dengan lebih baik.

Pada 1982 lalu, Qu terbukti melakukan pencurian di Provinsi Jiangxi sehingga dijatuhi hukuman penjara selama 2,5 tahun. Hanya saja, saat baru menjalani masa tahanan satu tahun, ia berhasil kabur. Satu bulan kemudian, ia ditangkap kembali dan mendapatkan hukuman tambahan.

Setahun kemudian, Qu kembali bisa kabur ke penjara. Qu baru bisa ditangkap lagi 12 bulan kemudian dan hukumannya kembali ditambah. Hanya saja, saat pihak pengelola penjara memintanya bekerja menjaga hewan ternak, ia kembali kabur dan tidak lagi bisa ditemukan oleh petugas hukum.

Sejak 1992, status Qu sudah dianggap sebagai buronan. Ia secara cerdik mampu mengubah nama identitasnya dan bahkan bisa pulang untuk berkumpul dengan keluarganya di Nanfeng sejak 2004 silam.

Qu yang di masa tuanya bekerja serabutan sebagai tukang kebun, pekerja konstruksi, penjual sayuran, dan pengendara becak tidak lagi memiliki kartu identitas. Hal ini membuatnya kesulitan untuk mendapatkan pelayanan medis dari pemerintah. Padahal, ia sangat membutuhkannya untuk mengatasi masalah kesehatannya.

Setelah menyerahkan diri pada Maret 2018 lalu, Qu langsung dikembalikan ke tahanan. Ia mendapatkan hukuman 4 tahun karena berkali-kali kabur dari penjara.