Terbit: 27 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Banyak orang yang mengeluhkan sensasi perut mulas saat suhu udara dingin seperti di musim hujan seperti sekarang ini. Sebenarnya, apakah memang suhu dingin bisa memicu gangguan pencernaan?

Mengapa Saat Suhu Dingin Perut Mudah Mulas?

Kaitan Antara Suhu Dingin dengan Perut Mulas

Ada banyak sekali dampak kesehatan yang bisa kita dapatkan jika terpapar suhu dingin. Ada yang mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, tubuh yang menggigil, hingga mengalami gangguan pencernaan. Menariknya, tak hanya mengalami perut mulas atau diare, ada juga yang mengalami gejala sembelit akibat hal ini.

Pakar kesehatan menyebut suhu dingin ternyata memang bisa mempengaruhi kondisi pencernaan dengan signifikan, tepatnya dalam membuat lajunya menjadi semakin melambat. Hanya saja, efek ini tidak selalu dirasakan pada setiap orang.

Selain itu, suhu dingin ternyata juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan kekuatan dengan signifikan. Hal ini akan berimbas pada mudahnya bakteri menyerang, termasuk bakteri Yersinia yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang disebut sebagai yersiniosis. Bakteri ini bisa ditemukan pada beberapa jenis makanan yang sudah terkontaminasi. Gejala dari masalah kesehatan ini adalah diare, nyeri perut, demam, dan munculnya ruam-ruam.

Selain itu, suhu dingin juga cenderung mempengaruhi kondisi psikologis kita dengan signifikan. Kita cenderung ingin menghangatkan diri di dalam rumah dan malas untuk melakukan aktivitas fisik, apalagi jika sampai harus membuat kita keluar rumah. Hal ini membuat kita lebih jarang terpapar sinar matahari.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Dampak dari kekurangan sinar matahari tak hanya akan membuat kita kekurangan asupan vitamin D. Dalam realitanya, hal ini akan membuat kita kekurangan hormon serotonin, hormon yang bisa membuat kita merasa bahagia. Dampaknya tentu akan membuat kita lebih sering terpapar stres dan gangguan suasana hati.

Masalahnya adalah stres juga bisa berimbas pada perubahan pola makan. Jika kita kemudian makan dengan sembarangan, maka risiko untuk terkena masalah perut mulas saat cuaca dingin pun akan semakin meningkat.

Mencegah Gangguan Pencernaan Saat Suhu Sedang Dingin

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan demi mencegah gangguan pencernaan saat cuaca sedang dingin. Caranya adalah dengan mengubah cara makan menjadi lebih perlahan, khususnya dalam mengunyahnya, mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih kecil namun frekuensinya lebih banyak, dan mencukupi asupan cairan tubuh.

Selain itu, kita sebaiknya lebih cermat dalam menutup atau menempatkan makanan. Jangan biarkan makanan berada dalam kondisi terbuka karena hal ini bisa membuatnya terpapar lalat, kotoran, atau berbagai macam bakteri yang bisa saja menyebabkan gangguan pencernaan.

Ada baiknya kita menghindari makanan yang berpotensi memicu gangguan pencernaan seperti makanan yang terlalu pedas, makanan dengan kandungan gas, lemak, dan asam yang tinggi.

Kita juga diminta untuk mengelola stres dengan lebih baik. Jika sampai tubuh terkena stres, besar kemungkinan akan menyebabkan efek buruk bagi saluran pencernaan seperti perut mulas.

Mengatasi Perut Mulas

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mengatasi perut mulas secara alami. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  • Mengonsumsi minuman jahe hangat yang bisa membuat perut menjadi lebih tenang. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan anti peradangan dari bahan herbal ini.
  • Mengonsumsi teh chamomile yang juga memiliki sifat anti peradangan bisa membuat otot perut menjadi lebih rileks.
  • Mengonsumsi yoghurt yang tinggi kandungan probiotik bisa mengembalikan fungsi pencernaan.
  • Mengompres perut dengan air hangat.

 

Sumber:

  1. Word, Bonnie. 2012. Cold weather and diarrhea: Don’t forget yersiniosis. mdedge.com/pediatrics/article/56831/gastroenterology/cold-weather-and-diarrhea-dont-forget-yersiniosis. (Diakses pada 27 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi