Terbit: 16 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Tidak bisa dimungkiri lagi kalau yang menarik dari Lebaran tidak hanya masalah berkumpul dengan sanak saudara. Makanan yang dihidangkan saat Lebaran juga menjadi sesuatu yang menarik, khas, dan selalu menjadi buruan banyak orang termasuk kita.

5 Risiko Kesehatan yang Muncul Kalau Anda Makan Berlebihan Saat Lebaran

Akibat perburuan makanan khas Lebaran ini kita jadi sering makan terlalu berlebihan. Karena kita berpikiran “mumpung ada” apa saja dimakan dan tidak dikontrol. Walhasil kita jadi sering kekenyangan dan suplai energi di dalam tubuh jadi berlebihan.

Sebenarnya Anda tidak masalah mau makan apa saja saat Lebaran. Namun, harus diberi batasan agar risiko kesehatan di bawah ini tidak terjadi.

  1. Obesitas

Masalah kesehatan pertama yang akan membayangi kita semua saat Lebaran adalah obesitas. Kondisi ini bisa terjadi karena kita terlalu banyak makan dan tidak ada niat untuk mengontrolnya. Apa saja masuk ke dalam perut sehingga kebutuhan nutrisi harian selalu melebihi batas.

Kalau kebutuhan nutrisi harian melebihi batas, tubuh tidak akan menggunakannya atau membuangnya. Tubuh akan mengubahnya menjadi lapisan lemak dan disimpan di beberapa bagian tubuh seperti perut, pinggul, dan bokong.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Sebisa mungkin untuk tidak makan berlebihan dan tahu kapan harus berhenti, Coba minum air putih kalau Anda mendadak lapar mata dan ingin makan apa pun yang disajikan.

  1. Tekanan darah tinggi

Makanan yang disajikan saat Lebaran biasanya sesuatu yang berlemak dan terbuat dari aneka olahan daging. Mengonsumsi makanan ini dalam jumlah terbatas mungkin tidak akan jadi masalah dan bisa memberikan energi yang cukup untuk kegiatan yang padat pada pagi dan siang hari.

Kalau Anda mengonsumsi dalam jumlah yang tidak terbatas. Kandungan lemak yang ada pada makanan akan memicu tekanan darah jadi tinggi. Anda akan merasakan dada bergemuruh hingga pusing karena tekanan darah di dalam tubuh berjalan lebih cepat dari biasanya.

  1. Gula darah naik

Jika melihat meja hidangan, Anda akan tahu kalau jumlah makanan yang manis jauh lebih banyak dari makanan yang tidak manis. Makanan manis yang dihidangkan ini biasanya terdiri dari kue basah, kue kering, dan aneka permen yang sangat disukai oleh anak-anak.

Karena banyak godaan berupa makanan yang terlalu manis, usahakan untuk bisa mengendalikan diri. Batasi makanan yang manis agar gula darah di dalam tubuh naik dan memicu munculnya diabetes pasca Lebaran.

  1. Kolesterol naik

Makanan yang bersantan atau aneka kue yang terbuat dari santan akan memicu naiknya kolesterol jahat di dalam tubuh. Kalau Anda tidak bisa membatasi apa yang tidak boleh dimakan, kemungkinan LDL naik akan cukup tinggi dan berisiko menyebabkan gangguan kardiovaskular.

Kendalikan makanan yang terlalu berminyak atau bersantan. Perbanyak buah dan sayur atau makanan lain yang lebih sehat dan risiko gangguan kesehatan setelah mengonsumsinya bisa menurun perlahan-lahan.

  1. Gangguan pencernaan

Hidangan yang disajikan saat Lebaran jumlahnya selalu banyak. Anda pasti makan di setiap rumah karena sungkan kalau tidak melakukannya. Apa saja yang masuk ke dalam perut bisa menyebabkan lambung bergejolak karena pencernaan akan susah dilakukan.

Selain gangguan pada lambung yang menyebabkan nyeri, tidak bisa mengontrol apa yang dimakan bisa menyebabkan Anda mengalami diare karena belum tentu yang dimakan itu sehat dan terbebas dari bibit penyakit. Oleh karena itu hanya makanan hidangan yang sehat atau tertutup rapat.

Nah, dari lima gangguan kesehatan di atas, mana saja yang sering Anda alami sehingga Lebaran tahun ini ingin dihindari?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi