Terbit: 21 November 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

DokterSehat.Com– Berikut adalah tabel durasi kehamilan multipel.

Kehamilan Kembar – Risiko Kelahiran Prematur

Tipe kehamilan Rata-rata usia kehamilan ketika persalinan Rata-rata Berat Bayi Lahir
Tunggal 38,6 minggu 7,3 lb (3.300 gram)
Kembar Dua 35,0 minggu 5,1 lb (2.300 gram)
Kembar Tiga 32,0 minggu 3,7 lb (1.660 gram)
Kembar Empat 30,0 minggu 2,9 lb (1.300 gram)

Kelahiran prematur
Kelahiran prematur – kelahiran sebelum usia kehamilan 37 minggu – adalah masalah kehamilan multipel yang paling umum. Lebih dari 50% kembar dua dan lebih dari 90% kembar tiga lahir prematur. Jumlah minggu di mana Anda cenderung melahirkan menurun dengan setiap bayi tambahan (lihat Tabel 19-1).

Bayi prematur lebih cenderung memiliki masalah kesehatan daripada bayi aterm karena mereka bayi prematur belum selesai tumbuh dan berkembang. Bayi prematur mungkin terlahir dengan masalah kesehatan serius, beberapa di antaranya bisa bertahan seumur hidup. Beberapa masalah, seperti ketidakmampuan belajar, muncul kemudian di masa kanak-kanak atau bahkan di masa dewasa. Kehamilan preterm multipel berisiko tinggi mengalami kerusakan otak dan perdarahan di otak daripada bayi preterm tunggal. Cerebral palsy lebih banyak terjadi pada kehamilan multipel preterm dibandingkan bayi lahir prematur.

Tidak ada pengobatan yang bisa diberikan untuk mencegah kelahiran prematur terjadi pada kehamilan multipel. Karena prematuritas sangat umum terjadi pada kehamilan multipel, hal terbaik adalah bersiap menghadapi kemungkinan bayi Anda lahir prematur. Jika persalinan Anda mulai awal, beberapa hal dapat dilakukan untuk memperpanjang kehamilan dalam waktu singkat. Jika Anda melahirkan dan kemungkinan melahirkan antara 24 minggu dan 34 minggu kehamilan, Anda mungkin diberi kortikosteroid. Obat-obat ini membantu paru-paru bayi dan organ tubuh bayi lainnya agar matang. Dalam banyak kasus, Anda juga mungkin diberi obat yang disebut tokolitik. Tokolitik adalah obat yang digunakan untuk menunda persalinan dalam waktu singkat (sampai 48 jam). Tokolitik diberikan agar kortikosteroid sempat untuk melakukan tugas mereka atau untuk mengantar Anda ke rumah sakit yang menawarkan perawatan tingkat tinggi untuk bayi yang lahir prematur atau dengan komplikasi lainnya. Tokolitik yang disebut magnesium sulfat dapat diberikan. Selain menunda kelahiran prematur, telah terbukti mengurangi risiko dan tingkat keparahan cerebral palsy pada bayi prematur jika diberikan sebelum 32 minggu kehamilan.

Tokolitik dapat memiliki efek samping bagi ibu, beberapa di antaranya bisa menjadi serius dan mengancam nyawa. Risiko efek samping ini terjadi lebih besar pada wanita dengan kehamilan multipel dibandingkan pada wanita dengan kehamilan tunggal. Karena risiko efek samping yang besar ini, wanita hamil multipel tidak dianjurkan untuk mencegah persalinan prematur. Tokolitk dan kortikosteroid diberikan pada wanita dengan kehamilan multipel hanya bila persalinan preterm didiagnosis.

Penting untuk dapat mengenali persalinan prematur jika Anda mengandung lebih dari satu bayi dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki tanda atau gejala berikut ini:

  • Perubahan discharge vagina (menjadi encer, seperti lendir, atau berdarah)
  • Meningkatnya jumlah discharge vagina
  • Tekanan pelvis atau abdomen bagian bawah
  • Sakit punggung bawah yang konstan dan tumpul
  • Kram perut ringan, dengan atau tanpa diare
  • Kontraksi uterus teratur atau sering, seringkali tidak terasa sakit (empat kali setiap 20 menit atau delapan kali per jam selama lebih dari 1 jam)
  • Ketuban pecah (air ketuban keluar dari jalan lair seperti rembesan pipis tetapi tidak bisa ditahan)

Untuk informasi lebih lanjut tentang kelahiran prematur, lihat Bab 27, “Persalinan Preterm, Ketuban Pecah Dini, dan Kelahiran Prematur.”

Kehamilan Kembar – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi