5 Kondisi yang Meningkatkan Risiko Kanker Prostat pada Pria

doktersehat kanker prostat

DokterSehat.Com – Kanker adalah salah satu penyebab terbesar kematian baik pada pria atau wanita. Pada wanita ada dua jenis kanker yang menyebabkan risiko kematian cukup tinggi, kanker itu adalah kanker payudara dan kanker serviks. Kalau dua kanker ini sudah berkembang dengan pesat, ada kemungkinan terjadi penurunan kondisi tubuh yang cukup masif.

Pada pria, kanker yang cukup berbahaya dan sering berisiko sebabkan penurunan kualitas kesehatan adalah kanker prostat. Kanker ini terletak di kelenjar prostat dan menyebabkan terjadinya pembesaran organ akibat sel abnormal. Satu-satunya cara untuk mengatasi kanker ini adalah dengan operasi dilanjutkan dengan perawatan lainnya.

Secara umum kanker prostat bisa terjadi pada siapa saja. Namun, pria lebih berisiko mengalaminya karena beberapa hal di bawah ini.

  1. Usia

Usia dari pria menentukan tinggi atau rendahnya risiko kanker prostat. Pria yang memiliki usia di atas 40 tahun biasanya rentan sekali mengalami gangguan ini. Bahkan kemungkinannya lebih dari 60 persen. Kondisi kanker prostat ini jarang muncul pada usia produktif karena prostat masih berfungsi dengan baik untuk bercinta.

Meski baru muncul pada pria di atas usia 40 tahun, biasanya kondisi ini baru bisa dideteksi pada pria berusia 56 tahun. Kalau pria sudah mengalami kanker ini kondisi kesehatannya akan menurun. Selain itu pria juga mengalami rasa sakit di area prostat saat akan kencing atau mengalami ejakulasi.

  1. Ras

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The Centers for Disease Control and Prevention, rasa menentukan risiko kanker prostat. Ras pertama yang mengalami peningkatan risiko kanker prostat adalah yang berasal dari Afrika. Selanjutnya orang kulit putih dan yang paling terakhir adalah pria yang berasal dari kawasan Asia.

Kemungkinan besar ras membawa gen yang resiaten dengan kanker dan dipengaruhi juga dengan lingkungan. Pasalnya orang Asia yang bermigrasi ke Amerika berisiko alami kanker prostat yang cukup tinggi ketimbang yang tetap berada di wilayah asli mereka tinggi dari kecil hingga tua.

  1. Pola makan

Pola makan yang dilakukan oleh pria memengaruhi tinggi atau rendahnya risiko kanker prostat. Risiko akan semakin tinggi pada pria yang hobi sekali mengonsumsi daging merah atau sesuatu yang terlalu berlemak. Risiko akan turun kalau pria mengonsumsi banyak sekali sayur dan buah khususnya yang mengandung antioksidan.

Pria yang mengonsumsi makanan berlemak juga mudah sekali mengalami gangguan berupa obesitas. Kondisi obesitas pada pria memang tidak secara langsung berhubungan dengan kanker prostat, tapi lemak ada hubungannya dengan agresivitas dari sel karsinogenik di dalam tubuh.

  1. Paparan dengan zat berbahaya

Beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh pria berisiko sebabkan kanker atau memicu munculnya sel abnormal di dalam tubuh. Munculnya sel abnormal ini bisa terjadi kalau pria bekerja dengan bahan kimia berbahaya seperti di percetakan atau bekerja di pertanian.

Paparan zat berbahaya ini kemungkinan besar bisa sebabkan kanker. Oleh karena itu pria diwajibkan untuk mengenakan masker.

  1. Keturunan

Pria yang memiliki riwayat kanker prostat dari ayah atau kakek, kemungkinan besar alami hal serupa. Bahkan kemungkinan kanker muncul bisa lebih muda dari usia normal seperti di atas 40 tahun.

Kalau Anda memiliki riwayat kanker prostat, lakukan pemeriksaan sejak dini. Dengan begitu ada atau tidaknya kanker prostat bisa dipantau dengan baik. Kalau ada sel kanker muncul, penanganan bisa segera diberikan.

Demikianlah ulasan tentang risiko yang menyebabkan kanker prostat muncul. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan.